PONTIANAK POST - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengingatkan pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk menjaga niat dan integritas dalam mengemban amanah organisasi.
“Saya tekankan, ketika bicara tentang umat, mari kita melepaskan segala kepentingan politik, pribadi, dan kelompok,” ujar Norsan di Pontianak, Jumat (28/11).
Ia menegaskan bahwa DMI bukanlah organisasi berorientasi profit, melainkan wadah pengabdian bagi umat Islam.
“Ini bukan organisasi profit, tetapi organisasi untuk umat, untuk kemajuan umat Islam di Kalimantan Barat, terutama bagaimana kita memakmurkan rumah-rumah Allah di daerah kita masing-masing,” tegasnya.
Norsan juga menyerukan pentingnya memperkokoh persatuan umat dan meningkatkan kekompakan organisasi sebagai fondasi dalam memajukan peran DMI serta memakmurkan masjid-masjid di Kalimantan Barat. Untuk memperkuat pesan tersebut, ia menukil dua contoh inspiratif dari sejarah Islam dan Indonesia.
Contoh pertama adalah hubungan Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama, dan K.H. Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah, yang dikenal sebagai guru dan murid.
“Meskipun mendirikan organisasi yang berbeda, keduanya tetap kompak demi kepentingan umat,” ungkapnya.
Contoh kedua adalah persahabatan dua imam besar fikih, Imam Syafi‘i dan Imam Malik, yang tetap menjalin hubungan harmonis meskipun memiliki perbedaan pandangan dalam sejumlah hal.
“Perbedaan nonprinsip itu tidak membuat umat terpecah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Norsan menyampaikan bahwa pelantikan pengurus wilayah DMI yang sedianya dihadiri langsung oleh Jusuf Kalla, Ketua Umum DMI, terpaksa ditunda.
“Beliau tidak dapat hadir karena kurang sehat setelah kembali dari Papua. Untuk menghormati keinginan beliau, panitia menunda acara pelantikan pengurus wilayah DMI,” jelasnya.
Norsan menyampaikan perumpamaan terkait pentingnya persatuan umat Islam.
“Jika umat Islam tidak mau bersatu, mereka akan seperti buih di atas lautan, yang mudah diombang-ambingkan ombak. Mari kita jadikan umat ini sebagai batu karang di atas lautan, yang diombang-ambingkan ombak namun tidak goyah,” tegasnya.(mse)
Editor : Hanif