Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Gubernur Kalbar Harap Rakerwil IPHI Kembangkan Program Sosial dan Jaga Kemabruran Haji

Marsita Riandini • Sabtu, 29 November 2025 | 14:45 WIB
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan.
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan.

PONTIANAK POST - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan berharap Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) III Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kalbar menghasilkan program yang mampu menjawab tantangan dan memenuhi harapan masyarakat Islam, khususnya para haji dan hajah di Kalimantan Barat. 

Ria Norsan menegaskan bahwa kemabruran haji harus terus dijaga hingga akhir hayat sebagai wujud kesempurnaan ibadah dan komitmen moral seorang haji. Sejarah panjang IPHI menjadi bukti kuat bahwa persaudaraan haji bukan hanya ikatan spiritual, tetapi juga ruang kebersamaan untuk memberi manfaat bagi umat dan bangsa.

IPHI dibentuk dengan tujuan mulia, yakni mempererat ukhuwah, menjaga kemabruran haji, serta menjadikan pengalaman berhaji sebagai kekuatan sosial dalam membangun masyarakat.

“Semoga Rakerwil III ini menghasilkan program yang mampu menjawab tantangan dan memenuhi harapan masyarakat Islam, khususnya para haji dan hajah di Kalimantan Barat. Terutama bagaimana kita menjaga kemabruran sampai akhir hayat memanggil kita. Itu yang paling penting,” ujar Norsan.

Gubernur yang juga menjabat Ketua IPHI Kalimantan Barat hadir bersama Ketua TP PKK Provinsi Kalbar, Ny. Erlina Norsan.

Norsan juga menekankan pentingnya kekompakan dan persaudaraan di tubuh organisasi. Ia berpesan agar setiap persoalan dapat diselesaikan melalui musyawarah sehingga roda organisasi tetap berjalan baik dan program untuk masyarakat tidak terhambat.

“Jangan sampai ada ketidakcocokan dalam organisasi, karena itu akan menghambat jalannya program,” tegasnya.

Sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kalbar, Norsan kembali mengingatkan bahwa IPHI adalah organisasi sosial yang tidak berorientasi pada keuntungan materi.

“Jangan berharap profit di IPHI. Profit yang paling besar akan diberikan Allah SWT kepada kita,” katanya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh orang tua untuk terus membimbing anak-anak agar mencintai dan mempelajari Al-Qur’an.

“Al-Qur’an adalah petunjuk yang membedakan yang benar dan yang salah. Jika ingin selamat dunia dan akhirat, berpedomanlah pada Al-Qur’an,” tuturnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Gubernur memberikan reward berupa keberangkatan Umrah bagi pembaca ayat suci Al-Qur’an, Qoriah Raya Salsabila, yang tampil pada kegiatan tersebut. 

Kepala Kanwil Kemenag Kalbar, Muhajirin Yanis berharap sinergi dengan  Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kalbar terus diperkuat meski telah terbentuknya Kementerian Haji dan Umrah. IPHI kini juga berperan sebagai mitra Kementerian Haji dan Umrah, terutama dalam memperkuat pemahaman jamaah dan menjembatani sosialisasi kebijakan baru terkait penyelenggaraan haji.

 "Kami sangat mengapresiasi berbagai program IPHI yang berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan jamaah haji di daerah," katanya. 

Menurut Muhajirin, kerja sama yang terjalin tidak hanya memperkuat pelayanan kepada jamaah haji, tetapi juga mendorong terwujudnya pembinaan umat yang lebih menyeluruh dan berkesinambungan.

"Sinergi yang selama ini terbangun antara IPHI dan Kementerian Agama menjadi salah satu kekuatan penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan haji serta memperkuat peran keumatan di tengah masyarakat. Dedikasi, komitmen, dan kontribusi IPHI telah memberikan dampak yang nyata bagi pembangunan umat dan bangsa," ujarnya melanjutkan. (mrd)

Editor : Hanif
#gubernur kalbar #Kekuatan Sosial #kalbar #rakerwil #IPHI Kalbar #haji #umat islam