Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Transformasi PAUD Kalbar, Arahkan Generasi Emas Indonesia 2045 melalui Layanan Berkualitas

Idil Aqsa Akbary • Selasa, 2 Desember 2025 | 11:18 WIB
PAUD : Ketua PP PAUD Kalbar Windy Prihastari bersama Bunda PAUD Kalbar Erlina Ria Norsan.
PAUD : Ketua PP PAUD Kalbar Windy Prihastari bersama Bunda PAUD Kalbar Erlina Ria Norsan.

PONTIANAK POST - Upaya memperkuat pondasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terus digencarkan di Kalimantan Barat (Kalbar) sebagai langkah strategis menuju Generasi Emas Indonesia 2045. Salah satunya melalui Workshop “Kepemimpinan Transformasional Kepala Satuan PAUD Menuju Layanan Bermutu” yang diinisiasi Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PP PAUD) Kalbar, baru-baru ini.

Workshop dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar, Harisson, dan dihadiri Bunda PAUD Kalbar, Erlina Ria Norsan. Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi PP PAUD bersama Bunda PAUD Kalbar untuk memastikan layanan PAUD semakin berkualitas, dan mampu melahirkan generasi sehat, cerdas, dan berkarakter.

Ketua PP PAUD Kalbar, Windy Prihastari, menjelaskan bahwa transformasi organisasi dari GOPTKI menjadi PP PAUD sejak 2022 merupakan langkah besar untuk memperluas mandat dalam menaungi seluruh layanan PAUD, bukan hanya TK.

“Sejak perubahan GOPTKI menjadi PP PAUD, kami langsung bergerak menyiapkan generasi emas Indonesia 2045, dimulai dari penguatan layanan PAUD,” ujarnya.

Windy menegaskan pembentukan karakter menjadi pilar utama dalam PAUD. “Anak-anak PAUD harus dibekali karakter, integritas, kepedulian lingkungan, dan empati terhadap sesama. Saat ini isu perundungan makin banyak terjadi. Karena itu, penguatan fisik dan mental sangat penting untuk menyiapkan generasi emas 2045,” tegasnya.

Workshop tersebut, lanjutnya, juga memperkuat kepemimpinan kepala satuan PAUD agar semakin visioner, dan berorientasi mutu. Dimana, dalam kesempatan yang sama, Bunda PAUD Kalbar, Erlina Ria Norsan juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, perusahaan, dan organisasi PAUD dalam menyiapkan pendidik berkualitas.

“Bunda PAUD se-Kalbar akan berkolaborasi dengan perguruan tinggi dan perusahaan melalui CSR guna meningkatkan mutu tenaga pendidik PAUD,” ujarnya.

Ia berharap kerja kolaboratif ini mampu membuka peluang beasiswa S1 bagi pendidik. “Saya harap, pada 2026 tidak ada lagi pendidik PAUD tanpa kualifikasi Strata 1,” tambahnya.

Sekda Kalbar Harisson mengapresiasi penyelenggaraan workshop tersebut. Menurutnya, peningkatan kualitas PAUD akan berpengaruh langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Kalbar.

“IPM Kalbar saat ini berada pada angka 72,09 poin, kategori tinggi. Meski begitu, capaian ini masih perlu terus kita dorong. PAUD memegang peran besar karena stimulasi sejak dini menentukan kompetensi generasi masa depan,” jelasnya.

Workshop ini juga menyosialisasikan hasil Kongres XIII GOPTKI pada 26 November 2025 mengenai perubahan organisasi menjadi PP PAUD, sebuah organisasi berbadan hukum yang menaungi seluruh penyelenggara PAUD di Indonesia.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan Komitmen Bersama Peningkatan Akses dan Mutu PAUD melalui program beasiswa peningkatan kualifikasi guru PAUD.

Komitmen tersebut ditandatangani oleh Ketua DPD Kalbar, Bunda PAUD Kalbar, bupati dan wali kota, perguruan tinggi penyelenggara Prodi PAUD, serta Bank Kalbar.(bar)

Editor : Hanif
#Workshop #Kualitas Pendidikan #kalbar #Generasi Emas Indonesia 2045 #PAUD #membentuk karakter