Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Panitia MTQ Kalbar ke-34 Mantapkan Teknis Pelaksanaan di Kayong Utara

Salman Busrah • Kamis, 4 Desember 2025 | 20:32 WIB
Photo
Photo

PONTIANAK — Persiapan penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 tingkat Provinsi Kalimantan Barat terus dimatangkan. Panitia pelaksana dari Kabupaten Kayong Utara melakukan pertemuan konsultatif dengan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kalbar di Graha Pena LPTQ Kalbar, Kamis (4/12). Pertemuan tersebut membahas teknis pelaksanaan MTQ yang akan digelar pada 30 Agustus 2026.

Rombongan panitia dipimpin Ketua Panitia yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kayong Utara, Erwin Sudrajat, dan diterima langsung oleh Ketua Umum LPTQ Kalbar, H. Andi Musa, bersama jajaran pengurus LPTQ, masing-masing Sekretaris I H. Rohadi Fauzi, Koordinator Bidang Kesekretariatan H. Joni Abu, H. Ahmadi Chandra, Koordinator Bidang Perhakiman H. Edi Setiawan serta unsur pengurus lainnya.

Dalam arahannya, H. Andi Musa menyampaikan pengalaman LPTQ Kalbar saat mendampingi penyelenggaraan MTQ ke-33 di Putussibau, Kapuas Hulu. Ia menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan MTQ sangat ditentukan oleh kesiapan teknis sejak awal melalui koordinasi yang kuat antara panitia daerah dan LPTQ provinsi.

Menurutnya, sejumlah aspek layanan dasar harus diperhatikan dengan serius, mulai dari kesiapan venue lomba di berbagai lokasi, pengelolaan akomodasi peserta, kelancaran konsumsi seluruh kafilah dan dewan hakim, hingga penanganan kesehatan yang meliputi posko pelayanan, tim medis mobile ke penginapan, serta kesiapan rumah sakit sebagai rujukan.

LPTQ juga mendorong kerja sama panitia dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk perlindungan asuransi kesehatan para peserta dan petugas selama pelaksanaan MTQ.

Aspek lain yang diingatkan adalah kebutuhan transportasi bagi peserta dan dewan hakim agar mobilisasi ke venue berjalan efisien, serta jaminan pengamanan melalui koordinasi dengan Polres, Satpol PP, dan instansi terkait.

Photo
Photo

Andi Musa juga menekankan pentingnya peran LO (liaison officer) untuk tiap kontingen, karena LO menjadi jembatan antara peserta dan panitia sejak masa persiapan hingga kegiatan berakhir.

“Kalau seluruh layanan dasar ini berjalan baik, insya Allah pelaksanaan MTQ akan berjalan lancar dan sukses,” tegasnya.

Ketua Panitia MTQ Kalbar ke-34, Erwin Sudrajat, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan bimbingan teknis dari LPTQ Kalbar. Ia memastikan bahwa seluruh jajaran panitia — mulai dari ketua umum, ketua harian, bendahara hingga ketua bidang — telah bergerak menjalankan tugas masing-masing.

Menurutnya, Kayong Utara berkomitmen menyelenggarakan MTQ secara tertib dan akuntabel. “Sukses penyelenggaraan dan aman dalam penggunaan anggaran menjadi perhatian penting. Bantuan dari Pemprov Kalbar senilai Rp 5,5 miliar harus dikelola dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Erwin juga mengungkapkan bahwa panitia telah meluncurkan logo, maskot, dan tema resmi MTQ serta memasang spanduk ajakan partisipasi masyarakat di berbagai titik wilayah Kayong Utara.

Untuk lokasi pembukaan, Kayong Utara menyiapkan arena utama di Lapangan Pantai Pulau Datok, Sukadana — lokasi yang pernah dipusatkan saat Sail Karimata 2018. Sementara itu, perhitungan kebutuhan akomodasi peserta juga terus dimatangkan. Satu kontingen diproyeksikan terdiri dari 56 peserta dan 10 pendamping, sehingga panitia menyiapkan fasilitas untuk sekitar 70 orang per kontingen sebagai dasar penyusunan anggaran.

Melalui koordinasi intensif dan persiapan logistik sejak awal, Kabupaten Kayong Utara menargetkan penyelenggaraan MTQ ke-34 tidak hanya sukses secara pelaksanaan dan syiar keagamaan, tetapi juga menjadi momentum penguatan literasi dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an di Kalimantan Barat.**

Editor : Salman Busrah