PONTIANAK POST - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Agus Sudarmansyah, menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan 26 pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Namun, di balik momentum tersebut, ia menyoroti adanya kegaduhan politik yang muncul sehari sebelum pelantikan berlangsung.
Agus menilai, ketidakharmonisan muncul setelah Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, mempersoalkan pelantikan tersebut karena merasa tidak dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan. Aksi protes tersebut sebelumnya ramai diberitakan sejumlah media daerah. “Saya melihat persoalan ini sebagai hal yang wajar dan lumrah. Kritik itu boleh disampaikan, dan saya memahami kemarahan Pak Wakil Gubernur,” ujar Agus.
Menurutnya, secara aturan tidak ada pelanggaran dalam kebijakan pelantikan pejabat eselon tersebut. Agus menegaskan bahwa seluruh proses yang dilakukan gubernur sudah sesuai koridor hukum dan peraturan perundang-undangan. Namun, ia menilai polemik muncul bukan karena persoalan regulasi, melainkan norma dan etika yang terlewatkan.
“Wakil gubernur merasa tidak dilibatkan. Padahal sejak awal, mereka adalah satu paket kepemimpinan dan pasangan tidak terpisahkan dari sejak waktu mencalonkan diri, sampai terpilih ini. Idealnya dalam mengambil kebijakan strategis seperti ini, gubernur setidaknya mengajak berdiskusi atau meminta pendapat wakilnya,” jelas Agus.
Mantan Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya ini, justru mengkhawatirkan kegaduhan ini berpotensi berkembang menjadi polarisasi di internal pemerintahan jika tidak segera ditangani. Sebab banyak pihak berkomentar dan menyikapinya. “Yang kita takutkan adalah munculnya kubu-kubuan. Ini tidak baik bagi tata kelola pemerintahan maupun pembangunan Kalimantan Barat,” tambahnya.
Ia berharap suasana politik segera kembali kondusif agar roda pemerintahan tetap berjalan efektif. “Mudah-mudahan situasi ini bisa diredam, dibuat akur dan tentram kembali,” ujarnya.
Agus menegaskan pentingnya kekompakan dan kebersamaan dalam menjalankan visi-misi kepala daerah. “Kalau suasana harmonis tercipta, insya Allah program-program pemerintah dapat terlaksana dengan baik dan masyarakat Kalbar menjadi pihak yang paling merasakan manfaatnya,” tutupnya. (den)
Editor : Miftahul Khair