PONTIANAK POST - Gubernur Provinsi Kalimantan Barat Ria Norsan berpesan kepada pengurus GP Ansor yang baru dilantik untuk menjaga kesolidan dalam menjalankan roda keorganisasian hingga dalam mengawal dan menjaga ulama serta NKRI.
Begitu juga dalam membantu mensukseskan program pemerintah. Demikian dikatakannya usai pelantikan pengurus Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kalimantan Barat (Kalbar) masa khidmat 2025-2039, Jumat (5/12).
"Mudah-mudahan semuanya tetap dijaga dan bisa dilaksanakan oleh mereka. Kami tidak bisa membangun sendiri, tapi harus bergabung dengan mereka juga semuanya, seluruh organisasi, seluruh organisasi keagamaan, organisasi masyarakat dan sebagainya, sehingga memperkuat posisi pemerintah daerah untuk membangun Kalimantan Barat ini," ujarnya.
Ketua PWNU Kalbar, Syarif meminta kepada Ansor dan Banser untuk terus menjaga ulama, NU dan kesolidan.
"Selain itu, Ansor juga harus mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan optimal, baik di bidang keagamaan, keamanan, pendidikan, ekonomi dan sosial, maul budaya lainnya," ucapnya.
Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Kalbar periode 2025-2030, Rajuini menegaskan, bahwa pihaknya berkomitmen dalam menjalankan tugas dan fungsi organisasi sesuai dengan PDPRT organisasi.
Terutama dalam kaderisasi dan pembentukan struktur organisasi dari tingkat Pimpinan Cabang (PC), Pimpinan Anak Cabang (PAC), hingga Ranting.
"Tugas utama Ansor dan Banser adalah menjaga Nahdlatul Ulama, menjaga dan merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ucapnya.
Tidak hanya itu, Gerakan Pemuda Ansor Kalbar saat ini juga fokus dalam menjalankan program ketahanan pangan sebagai bentuk dukungan dalam mensukseskan program prioritas nasional pemerintah.
"Itu terutama di keorganisasian. Yang kedua, untuk kemanfaatan masyarakat, sosial masyarakat, kami menyesuaikan program presiden yaitu ketahanan tangan, penebaran benih ikan leleh, benih cabai, terus panin nenas. Itu dilakukan di Sungai Malaya Kubu Raya," katanya. (iza)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro