PONTIANAK POST - Pemerintah Kota Pontianak memberikan sejumlah bantuan sosial di Hari Kesetiakawanan Nasional (HKSN) 2025, Minggu kemarin. Sasaran pemberian bantuan itu kepada warga kurang mampu. Demikian dikatakan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.
Edi menjelaskan, jika kegiatan ini menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh elemen masyarakat tentang pentingnya kebersamaan dan kepedulian sosial. Menurutnya masih banyak warga memerlukan dukungan, tidak hanya dari pemerintah tetapi juga lingkungan sekitar.
Bantuan yang diberikan ini beraga. Selain bantuan kursi roda, juga ada mesin cuci, kompor gas, paket sembako yang diserahkan kepada sejumlah warga kurang mampu. Penyerahan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkot Pontianak dalam memperkuat kepedulian sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan perhatian lebih, termasuk kelompok rentan dan penyandang disabilitas.
Kemudian lanjut dia, berbagai program bantuan yang dijalankan pemerintah daerah setiap tahun terarah agar berpihak kepada masyarakat kurang mampu. Salah satunya melalui dukungan pemenuhan kebutuhan dasar rumah tangga, seperti peralatan rumah tangga dan bahan pangan.
Selain bantuan sosial, Pemkot Pontianak juga terus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui sektor pendidikan dan pembangunan infrastruktur yang ramah disabilitas. Upaya tersebut diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas, untuk berpartisipasi dalam pembangunan kota.
“Pembangunan Kota Pontianak yang maju dan sejahtera hanya bisa terwujud jika dilakukan bersama-sama, dengan kontribusi dari seluruh pihak,” kata Edi.
Melalui kegiatan ini, Edi berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat penerima manfaat serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan dan kebahagiaan warga Kota Pontianak.
Mirnawati merupakan salah satu dari warga penerima bantuan sosial. Dia mendapatkan kursi roda dari pemerintah. “Alhamdulilah saya bersyukur atas bantuan ini,” katanya.
Warga lainnya berharap bantuan yang diberikan pemerintah Kota Pontianak selain berbentuk barang jadi, juga dengan berbagai program inovasi, untuk mewujudkan masyarakat berdikari dan mandiri.
Menurutnya lapangan pekerjaan saat ini semakin sulit. Jika pemerintah mampu menghadirkan banyak lowongan pekerjaan di kota ini, secara otomatis persoalan kesenjangan sosial secara bertahap bisa teratasi. Bantuan stimulan seperti ini memang sedikit banyak membantu masyarakat. Namun belum menyelesaikan persoalan yang ada. (iza)
Editor : Hanif