PONTIANAK POST - Empat pelajar dari Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) SMA Gembala Baik kembali mengukir prestasi internasional Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) ajang Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) ke-6 Tahun 2025 dengan meraih Medali Emas pada bidang Entrepreneurship.
KIR SMA GB terdiri dari dua siswa kelas XI Reguler yakni Andrew Oktadinata dan Keira Carissa Setio, dua siswa kelas XI Plus bernama Beltsazar Ray Soemaryoto dan Stanley, dan supervisor Miss Irene Utami, S.Si.
I2ASPO ke-6 diselenggarakan oleh FMIPA Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta bekerja sama dengan Indonesian Young Scientist Association (IYSA) didukung oleh RISETNESIA Academy Yogyakarta, Malaysian Young Scientists Association (MYSO), dan Malaysia Innovation, Invention and Creativity Association (MIICA).
I2ASPO tahun ini masih berlangsung dalam dua moda, yaitu moda online pada 9 – 12 Desember 2025 dan moda offline pada 18 – 21 Desember 2025 di Gedung FMIPA UGM.
Ada 10 bidang kategori yang diperlombakan pada event tahun ini antara lain Waste Treatment, Functional Food, Energy, Entrepreneurship, Applied Life Science, Social Sciences, Environmental Sciences, serta Physics and Engineering.
Kurang lebih ada 13 negara peserta yang mengikuti babak penyisihan I2ASPO tahun ini seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Turki, Meksiko, Uni Emirat Arab, Iran, Kazakhstan, dan Indonesia sebagai tuan rumah. Total ada sebanyak 437 karya yang mengikuti moda online untuk seluruh bidang kategori.
“Tim Gembala Baik mengikuti bidang entrepreneurship moda online dan menjadi satu di antara 20 karya bidang entrepreneurhip yang lolos sebagai finalis,” cerita Irene, guru Karya Tulis Ilmiah SMA GB.
“Tim kami menulis tentang persepsi generasi muda tentang hidroponik sebagai model kewirausahaan berkelanjutan” ungkap Andrew , selaku ketua tim.
“Responden penelitian adalah siswa-siswi kelas XII SMA Gembala Baik yang telah mengenal, memahami, dan mempraktekkan hidroponik di sekolah pada pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan,” rinci Keira sebagai anggota tim.
“Persepsi siswa siswi sebagai generasi muda sangat baik terhadap wirausaha hidroponik selain karena karena faktor ekonomi juga karena faktor sosial dan lingkungan” ungkap Ray yang sudah mengikuti lomba internasional untuk kedua kalinya.
Walaupun sering ikut berbagai lomba tingkat daerah, Stanley anggota tim yang baru pertama kali ikut dalam lomba karya tulis internasional merasa deg-degan. “Sempat deg-degan saat awal-awal presentasi, untunglah saat giliran saya sudah bisa tenang dan bisa menjawab pertanyaan dewan juru dengan baik” cerita Stanley.
Anastasia Kran, S.Ag.,M.Th selaku kepala sekolah disela monitoring kegiatan Penerimaan Murid Baru (PMB) Gelombang I mengungkapkan rasa syukur dan terimakasih kepada semua pihak yang telah berjuang mencapai prestasi internasional ini.
“Terimakasih atas doa restu para pastor pengurus yayasan dan staf, motivasi pengawas pembina dari dinas pendidikan provinsi ibu Legina Lestari, M.Pd., konsultan KTI bapak Hery Yanto The PhD, guru pembimbing KTI Bu Irene serta anak-anak dan orang tua,” ungkap biarawati KFS yang akrab disapa Suster Dion.
Selain prestasi internasional, pada waktu yang hampir sama, siswa siswi SMA GB lainnya juga mengukir prestasi di tingkat daerah antra lain sebagai Juara 3 Basket Ball Fest 2025 Kategori SMA Putri, SPORTA Indonesia dan prestasi Juara 3 Lomba Futsal Competition BSI FLASH Seri 2026.
“Terima kasih juga untuk pak Hendra selaku pelatih futsal dan pak Romi selaku pelatih basket beserta anak-anak yang ikut bertanding dan orang tua” pungkas Suster Dionesia. (r/ser)
Editor : Hanif