Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

BPSPL Pontianak Gelar Pelatihan Komunikasi Visual dan Videografi untuk Petugas Pelayanan Publik

Aristono Edi Kiswantoro • Selasa, 16 Desember 2025 | 19:23 WIB

 

Salman Busrah, Direktur Utama Pontianak Post Grup, memberikan materi tentang peran media dalam mendukung program ekonomi biru dan pemberdayaan masyarakat pesisir di BPSPL Pontianak.
Salman Busrah, Direktur Utama Pontianak Post Grup, memberikan materi tentang peran media dalam mendukung program ekonomi biru dan pemberdayaan masyarakat pesisir di BPSPL Pontianak.


KUBU RAYA – Balai Pengelola Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Pontianak, bekerja sama dengan PONTV, menggelar pelatihan “Komunikasi Visual dan Videografi bagi Petugas Pelayanan Publik” di Qubu Resort, Kubu Raya, pada 15 hingga 17 Desember 2025.

Pelatihan ini diikuti oleh puluhan pegawai BPSPL, dengan tujuan meningkatkan keterampilan komunikasi visual dan videografi dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Dalam pelatihan tersebut, Direktur Utama Pontianak Post Grup, Salman Busrah, hadir sebagai salah satu pemateri.

Ia menekankan peran vital media dalam mendukung keberhasilan program pemerintah, khususnya yang terkait dengan ekonomi biru dan pengelolaan pesisir serta laut.

“Program pemerintah dalam rangka ekonomi biru ini sangat bagus. Kami berharap pemberdayaan masyarakat pesisir berjalan dengan baik, dan media memiliki peran penting dalam memublikasikan kegiatan ini agar masyarakat dapat mengetahui perkembangan yang ada,” ujar Salman.

Salman juga mengingatkan bahwa media harus mampu menciptakan sinergi antara program pemerintah dan masyarakat, agar hasil yang diharapkan dapat tercapai dengan maksimal.

 

Etika Menggiring Opini dalam Konten Publikasi

Selain Salman Busrah, pelatihan ini juga menghadirkan Moeslim Minhard, founder Media Online Mirror Pontianak. Pada hari kedua pelatihan, Moeslim memberikan materi tentang “Membuat Opini dan Ide Konten Menarik”.

Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya mengedepankan etika dalam membuat konten, khususnya dalam menggiring opini publik.

“Penggiringan opini harus dilakukan dengan etika yang benar, tanpa menggunakan manipulasi atau penipuan. Konten yang dibuat harus berkualitas, informatif, dan menarik,” ujar Moeslim, yang lebih akrab disapa Toing.

Ia juga menyarankan agar peserta pelatihan lebih banyak berinteraksi dengan audiens, merespons komentar, dan menciptakan suasana yang membuat audiens merasa terlibat.

 

Pelatihan Tingkatkan Kapasitas Pelayanan Publik

Salah satu peserta pelatihan, Afiya Salsabila dari BPSPL Pontianak, mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi peningkatan keterampilannya dalam bidang komunikasi visual. Menurut Afiya, pelatihan videografi membuka wawasan baru dalam membuat konten yang lebih menarik dan efektif.

“Pelatihan ini sangat sesuai dengan kebutuhan kami. Video adalah salah satu cara komunikasi yang efektif dengan masyarakat. Dengan pelatihan seperti ini, kami akan lebih mampu memublikasikan kebijakan atau pengumuman kepada publik secara lebih optimal,” kata Afiya.

Afiya berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas mereka dalam memberikan pelayanan publik yang lebih baik dan lebih informatif kepada masyarakat. (ars)

 

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#bpspl pontianak #salman #pelatihan #videografi #Visual #PONTV