Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemprov Kalbar Gelar Bimtek Peningkatan Kemampuan Interpersonal Aparatur ASN

Idil Aqsa Akbary • Rabu, 17 Desember 2025 | 07:05 WIB

 

SEMINAR: Kepala Disporapar Kalbar Windy Prihastari saat mengikuti seminar PKN Tingkat I LAN RI secara daring.
SEMINAR: Kepala Disporapar Kalbar Windy Prihastari saat mengikuti seminar PKN Tingkat I LAN RI secara daring.

PONTIANAK POST - Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kalbar, Windy Prihastari secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kemampuan Interpersonal. Kegiatan ini digelar sebagai upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia aparatur di lingkungan Pemprov Kalbar.

Windy menegaskan bahwa kemampuan interpersonal menjadi kunci pencapaian tujuan organisasi. Menurutnya, organisasi pada dasarnya dibangun atas kerja sama antar individu, sehingga tanpa kemampuan berinteraksi yang baik, strategi dan sumber daya yang kuat tidak akan mampu menghasilkan kinerja optimal.

Ia menjelaskan, interpersonal skills berperan penting dalam meningkatkan komunikasi yang efektif, memperkuat kerja sama tim, serta mengelola konflik secara konstruktif. 

“Selain itu, kemampuan ini juga mendukung terciptanya kepemimpinan yang inspiratif, meningkatkan motivasi kerja, serta membangun kepercayaan di dalam tim,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Windy menyampaikan bahwa penguatan kemampuan interpersonal mampu mendorong terbentuknya budaya organisasi yang positif. Lingkungan kerja yang saling menghormati, kata dia, akan berpengaruh langsung terhadap peningkatan kepuasan, dan kinerja aparatur. 

“Pengembangan kemampuan interpersonal tidak hanya menjadi kebutuhan individu, tetapi juga merupakan investasi strategis bagi keberhasilan organisasi,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan bimtek tersebut, Windy berharap para peserta dapat meningkatkan kemampuan berinteraksi, berkomunikasi, dan bekerja sama secara efektif guna mendukung kinerja organisasi serta pelayanan publik yang berkualitas.

Windy juga menjelaskan konsep Corporate University Aparatur Sipil Negara (CORPU ASN). CORPU ASN merupakan sistem pengembangan kompetensi ASN yang diterapkan oleh instansi pemerintah untuk meningkatkan kualitas, profesionalisme, dan kinerja pegawai secara berkelanjutan.

Konsep CORPU ASN merupakan amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, khususnya Pasal 203 hingga 225. Serta Peraturan Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2020 tentang Manajemen Talenta ASN yang menetapkan Corporate University sebagai salah satu metode pengembangan talenta ASN.

Windy menegaskan, CORPU ASN bukanlah universitas formal, melainkan sistem pembelajaran terintegrasi di dalam organisasi pemerintahan. Fokusnya adalah pengembangan kompetensi berbasis kebutuhan organisasi, bukan semata pelatihan umum.

Model pembelajaran CORPU ASN menggabungkan berbagai metode, mulai dari pelatihan, dan pendidikan, coaching dan mentoring, knowledge sharing, e-learning, hingga on the job training. 

“Tujuan akhirnya adalah menciptakan ASN yang adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada kinerja,” katanya.

Selain itu, CORPU ASN diharapkan mampu mendukung pencapaian visi dan misi instansi, menyiapkan pemimpin serta talenta ASN masa depan, meningkatkan kinerja organisasi dan pelayanan publik, serta menyesuaikan kompetensi ASN dengan tuntutan perubahan, termasuk digitalisasi dan reformasi birokrasi.

Untuk Kalbar, pengembangan talenta ASN diarahkan melalui transformasi model pendidikan, dan pelatihan dari pola konvensional menuju diklat di era disruptif. Pendekatan ini menempatkan knowledge management sebagai titik sentral, dengan pemanfaatan metode pembelajaran berbasis teknologi digital.(bar)

Editor : Hanif
#Kinerja optimal #asn #bimtek #pemprov kalbar #Peningkatan Kemampuan #interpersonal