PONTIANAK POST — Kunjungan Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan ke Keraton Sintang menjadi penegasan bahwa persatuan Nusantara bukanlah konsep baru, melainkan telah terbangun sejak masa kerajaan. Usai meninjau pelaksanaan Program Bedah Rumah, Ria Norsan bersama rombongan menyambangi bangunan bersejarah Keraton Sintang, Sabtu (13/12).
Kunjungan tersebut tidak sekadar melihat kondisi fisik keraton, tetapi juga menjadi momentum menggali nilai strategis sejarah Kerajaan Sintang dalam perjalanan panjang Nusantara. Ria Norsan menegaskan, Kerajaan Sintang memiliki peran penting dalam merefleksikan jalinan persatuan antardaerah sejak masa lampau.
Menurutnya, Kerajaan Sintang memiliki keterkaitan erat dengan sejumlah kerajaan lain, baik di Kalimantan Barat seperti Kerajaan Sambas, maupun dengan kerajaan-kerajaan besar di wilayah Nusantara. Hubungan tersebut tercatat melalui sejarah, budaya, hingga dinamika politik masa lalu. “Ini menandakan bahwa Nusantara sebenarnya sudah menyatu sejak dulu,” ujar Ria Norsan.
Ia menambahkan, berbagai catatan dan data sejarah yang tersimpan di Sintang menunjukkan kuatnya relasi antarkerajaan, meskipun terpisah oleh ruang dan waktu. Fakta tersebut memperkuat pemahaman bahwa persatuan Indonesia telah berakar dalam sejarah kerajaan-kerajaan lokal, termasuk Kerajaan Sintang.
“Dari pengetahuan yang kita dapatkan ini, diharapkan masyarakat memperoleh pemahaman dan wawasan baru tentang kekayaan sejarah lokal yang menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah besar Indonesia,” jelasnya.
Di akhir peninjauan, Ria Norsan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk memberi perhatian khusus terhadap Keraton Sintang, terutama dalam upaya pelestarian dan pengembangannya sebagai cagar budaya. “Saya meminta pihak Keraton Sintang segera menyusun proposal kepada pemerintah provinsi. Nanti akan kita bantu, baik dari sisi pembangunan maupun pemeliharaan, supaya bangunan bersejarah ini tetap terjaga dan tidak kusam dimakan waktu,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ria Norsan juga menyerahkan bantuan secara simbolis untuk Masjid Keraton Sintang berupa dana sebesar Rp20 juta serta 100 lembar sarung salat kepada pengurus masjid setempat sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian fungsi sosial dan keagamaan di lingkungan keraton. (mse/r)
Editor : Hanif