Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kalbar Miliki Banyak Aset Wisata Hiking, Tantangan Pengelolaan Jadi Fokus Dinas Pariwisata

Mirza Ahmad Muin • Kamis, 18 Desember 2025 | 08:53 WIB

Rita Hastarita
Rita Hastarita
 

PONTIANAK POST - Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat Rita Hastarita mengatakan Kalbar memiliki banyak potensi wisata hiking dan ekowisata, namun sayang belum dikelola secara maksimal oleh perangkat desa.

“Potensi wisata hiking di Kalimantan Barat itu banyak, namun sayang, ini belum terkelola dengan baik oleh perangkat desa. Sebetulnya, jika pihak desa bisa melakukan pengembangan terhadap potensi wisata di daerah masing-masing, maka ini bisa menjadi magnet untuk wisatawan datang ke daerah kita (Kalbar),” ujar Rita kepada Pontianak Post, Rabu (17/12).

Belum lama ini, dia turun langung ke Kabupaten Kayong Utara dan Ketapang, untuk melihat potensi wisata hiking dan ekowisata di sana. Menurutnya, wisata di sana sangat strategis dan berpotensi jika dikembangkan. Hanya saja memang masih banyak tantangannya.

“Mereka belum ada Pokdarwis, makanya belum bisa dinikmati maksimal, sehingga potensi wisata ini belum berdampak benar untuk perekonomian masyarakat sekitar,” katanya.

Sebagai tidanklanjutnya, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Disporapar Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara untuk membuka jalur trekking serta fasilitas pembentukan  Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Tujuannya untuk membuka destinasi wisata baru di Kalimantan Barat yang aman nyaman dan menyenangkan. Tidak hanya di dua kabupaten ini saja, Kalbar masih memiliki sejumlah wisata petualangan yang masih tersembunyi dan harus diupayakan bisa dibuka untuk umum.

Memang terdapat banyak tantangannya. Sebab wisata ini masuk kategori ekstrem. Namun bagi wisatawan yang suka bertualang, pastinya akan memacu adrenalin untuk mencapai ke lokasi-lokasi tersebut.

Jika potensi wisata petualangan ini bisa terbuka, ke depan Kalbar akan memiliki banyak lokasi wisata pilihan. Agar semuanya terwujud memang butuh kolaborasi. Mulai dari daerah tempat lokasi wisata itu, pemerintah kabupaten, provinsi hingga tataran pusat.

Seperti persoalan akses yang sulit dilalui, menurutnya perlu kerja lintas sektoral untuk merealisasikannya. Dengan semakin bagusnya akses menuju lokasi wisata, maka akan memudahkan  wisatawan untuk datang ke sana. Dengan demikian biaya untuk menjangkau lokasi wisata itu juga semakin murah.

“Ini yang harus diwujudkan terlebih dulu. Ke depan wisata petualangan di Kalbar ini akan kami data. Setelah di data, harapannya ini bisa direalisasikan dan dinikmati untuk masyarakat luas,” tutupnya.(iza) 

Editor : Hanif
#aset wisata #hiking #kalbar #Ekowisata #dinas pariwisata