PONTIANAK POST - Muscofest (Mumtaz Student Islamic Festival) 2025 resmi dibuka Rabu (17/12) 2025. Peresmian kegiatan yang berlangsung di SMAIT Al-Mumtaz ini terselenggara dengan optimal. Mengusung tema “Galaksi dan Luar Angkasa”, kegiatan tahunan ini bukan hanya sekadar lomba, tapi juga sebagai ruang tumbuh siswa.
Kegiatan tahunan SMAIT Al-Mumtaz Pontianak ini merupakan salah satu program dari SMAFEST (Smataz Festival) yang digelar para siswa/siswi anggota organisasi OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) dan MPS (Majelis Permusyawaratan Siswa) sebagai momentum silaturahmi, sportivitas, dan inovasi siswa. Program tersebut dirancang guna meningkatkan jejaring sosial sekolah meluas dengan pelajar dan masyarakat.
Kegiatan ini menjadi ajang pengembangan potensi siswa. Seluruh peserta diajak untuk menjunjung tinggi sportivitas. Setiap perlombaan dilaksanakan juga secara konsisten melahirkan sikap positif, baik memperoleh kemenangan maupun kekalahan. Panitia Muscofest tahun ini menggalakkan terobosan baru mencakup aspek kebahasaan pada lomba yang diadakan, seperti story telling dan puisi.
Dalam sambutan pembukaan, Kepala Sekolah Bapak Zaenuri, S.T., M.Pd., menegaskan Muscofest bukan hanya sekadar ajang kompetisi. “Acara ini sebagai ajang silaturahmi,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi adanya inovasi yang terus berkembang setiap tahunnya. “Saya sangat mengapresiasi, karena setiap tahun selalu ada inovasi baru, seperti tahun ini dengan nuansa angkasa dan langit,” tambahnya.
Ketua Panitia Muscofest, Athalla Nawaf Ar-rasyid menyampaikan terima kasih kepada seluruh sponsor yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Ia menjelaskan, Muscofest tahun ini menghadirkan lomba baru, yaitu puisi dan story telling. Melalui tema yang diangkat tahun ini, dia yakin, Muscofest bisa menjadi wadah silaturahmi, dan semua lomba yang diikuti dapat dimaknai sesuai dengan slogan acara pihaknya. “Slogan acara ini adalah Reaching Beyond the Star”, yang bermakna mencapai setinggi-tingginya hingga melampaui bintang-bintang,” sambung Athalla.
Sementara itu, salah satu peserta lomba story telling, Ziya Khalida Sembiring Depari dari SMPIT Al-Mumtaz Pontianak mengaku sempat merasa gugup di awal penampilan. Namun, setelah mulai bercerita, suasana menjadi lebih menyenangkan. “Awalnya deg-degan, tapi setelah cerita rasanya enjoy. Setelah selesai terasa tenang, alhamdulillah,” ungkapnya.
Salah satu peserta futsal, Alfairus dari SMPIT Al-Fityan Kubu Raya, memberikan apresiasi kepada panitia. “Panitia terbaik, dan harapan saya acaranya bisa berkembang lebih baik lagi,” tukasnya. Hal senada juga disampaikan oleh Iqbal Affandi selaku penanggung jawab lomba voli. Dia berharap Muscofest dapat berjalan secara lancar, tertib, dan sukses, sekaligus memberikan kesan positif dan pengalaman yang bermakna bagi peserta maupun panitia.
Hafidz dari SMPIT Al-Karima juga memberikan tanggapan yang tak kalah menarik. Ia mengungkapkan alasan timnya mengikuti Muscofest. “Kami anak kelas 9 ingin menyumbangkan kontribusi terakhir kami sebelum lulus. Kami sudah mempersiapkan diri sejak satu bulan terakhir, dan itu tanpa pelatih,” tuturnya.
Selain cabang olahraga, lomba akademik juga diselenggarakan pada Kamis, 18 Desember 2025. Hal ini disampaikan Fathina Zakiya selaku panitia lomba cerdas cermat (LCC). “Kami juga telah menyiapkan berbagai macam jenis soal, ruangan yang akan digunakan, serta membangun kerja sama tim yang baik,” imbuhnya.
Dengan demikian, Muscofest 2025 menjadi wujud implementasi nyata bagi para siswa SMATAZ dalam belajar bertanggung jawab, berorganisasi, berkoordinasi, serta mengambil keputusan dan solusi saat menghadapi kendala di lapangan. Kedepannya, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan kreativitas dan inovasi baru yang tidak kalah berkualitas, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pengembangan karakter dan budaya sekolah.(vie/ser)
Editor : Hanif