PONTIANAK POST – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, Hj. Erlina Norsan, menghadiri Kajian Akbar bersama Ustaz KH MZ Fadzlan Rabbany Garamatan yang diikuti pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) se-Kalimantan Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Sabtu (13/12).
Kajian akbar ini diikuti oleh perwakilan BKMT dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat. Selain sebagai agenda keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antaranggota majelis taklim. Usai kegiatan, Erlina Norsan yang juga menjabat sebagai Penasihat BKMT Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kajian akbar tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat melaksanakan Kajian Akbar BKMT yang diikuti oleh 14 kabupaten/kota. Kegiatan ini dikoordinasikan oleh pengurus wilayah dan dihadiri oleh pengurus cabang,” ujarnya. Ia berharap kegiatan tersebut dapat semakin mempererat silaturahmi antaranggota BKMT di Kalimantan Barat sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari.
“Mudah-mudahan melalui silaturahmi yang luar biasa ini, mulai dari salat berjamaah, salat Subuh, salat Dhuha, hingga salat Tasbih, serta tausiyah dari Ustaz KH MZ Fadzlan dari Papua, dapat menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, Kalimantan Barat menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” harapnya.
Erlina juga mengapresiasi tausiyah yang disampaikan Ustaz KH MZ Fadzlan Rabbany Garamatan. Menurutnya, dakwah yang disampaikan memberikan pemahaman mendalam tentang syiar Islam dan dapat dijadikan teladan dalam membesarkan nilai-nilai keislaman. “Kita mengetahui kiprah beliau dalam dakwah, termasuk peran besarnya dalam membimbing masyarakat untuk mengenal Islam. Hal ini menjadi inspirasi bagi kita semua,” tutup Erlina.
Sementara itu, Ustaz KH MZ Fadzlan Rabbany Garamatan menyampaikan bahwa kegiatan majelis seperti ini memiliki peran penting dalam meningkatkan keimanan umat sekaligus menjadi bagian dari doa bersama untuk menjaga negeri. “Majelis-majelis seperti ini adalah tempat kita berkumpul untuk berdoa, memohon ampun, dan menimba ilmu. Ini juga menjadi energi spiritual untuk membantu pemerintah daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang beriman,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa penguatan iman dan kebersamaan umat harus terus dijaga agar kehidupan bermasyarakat berjalan harmonis. Sebagai informasi, KH MZ Fadzlan Rabbany Garamatan merupakan ulama dan tokoh dakwah asal Fakfak, Papua Barat, yang dikenal luas atas kiprahnya dalam menyebarkan Islam di wilayah pedalaman Papua.
Dalam perjalanan dakwahnya, ia menggunakan pendekatan komunikasi lintas budaya dengan menyesuaikan metode dakwah terhadap kearifan lokal setempat. Melalui proses panjang, ia berhasil membina dan membimbing ribuan masyarakat untuk mengenal dan memeluk ajaran Islam. (mse/r)
Editor : Hanif