Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Dies Natalis ke 25 Fahutan Untan, Alumni Balek Kampung Rayakan Kenangan dan Persahabatan

Chairunnisya PP • Sabtu, 20 Desember 2025 | 18:48 WIB

Alumni Fakultas Kehutanan Untan mengikuti lomba saprahan di Arboretum Sylva Untan, Sabtu (20/12).
Alumni Fakultas Kehutanan Untan mengikuti lomba saprahan di Arboretum Sylva Untan, Sabtu (20/12).

Ratusan alumni yang tersebar di seluruh wilayah Kalbar maupun Indonesia rela ‘balek kampung’ untuk menghadiri perayaan usia perak, 25 tahun, Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura. Berbagai acara pun digelar, mulai dari lomba saprahan hingga launching buku Jejak Lestari Dua Puluh Lima Tahun Rimbawan, yang berisi alumni penuh inspirasi.

CHAIRUNNISYA, Pontianak

Suasana di Arboretum Sylva Untan begitu ramai, Sabtu (20/12). Para alumni mulai berdatangan sejak pukul 07.00. Mereka berasal dari berbagai angkatan. Mulai 1980an hingga di atas tahun 2020an.

Acara yang bertema BELIAN (BalEk aLumnI rimbawAN) dimulai pukul 08.00. Dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Rimbawan, serta kata sambutan dari berbagai pihak. Dilanjutkan dengan lomba sekaligus Waqaf Pantun, launching Beasiswa Cendana dan lomba saprahan per angkatan.

Dalam kesempatan itu, juga dilakukan launching buku Jejak Lestari Dua Puluh Lima Tahun Rimbawan Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura. Berisi 24 rimbawan menginspirasi.

Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura, Dr. Ir. Farah Diba, S.Hut., M.Si., IPU mengungkapkan buku tersebut merupakan bentuk refleksi dan hasil kerja keras para alumni yang telah mengukir prestasi dan memberi dampak baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Menurutnya, dalam buku ini tergambar refleksi peran Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura dalam membentuk generasi yang memiliki kompetensi para alumni.

“Pembelajaran yang mereka peroleh di kampus bukan hanya pemahaman mendalam mengenai pentingnya keberlanjutan lingkungan, tetapi juga nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan ketangguhan dalam menghadapi tantangan,” ungkapnya.

Dia menuturkan setiap kisah dalam buku ini menjadi contoh nyata bagaimana bekal pendidikan kehutanan dapat berkontribusi di berbagai sektor kehidupan. Salah satu aspek yang sangat menonjol dalam kisah-kisah para alumni adalah keberagaman latar belakang profesi yang mereka jalani.

Meskipun sebagian besar berakar pada dunia kehutanan dan lingkungan, namun tidak sedikit alumni yang berhasil berkiprah di berbagai sektor seperti industri, pemerintahan, akademisi, LSM, dan dunia wirausaha.  Hal ini membuktikan bahwa ilmu yang dipelajari di Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura sangat relevan dan dapat diaplikasikan di berbagai sektor kehidupan.

“Kami menyadari bahwa keberhasilan para alumni tidak hanya diukur dari sejauh mana mereka telah meraih posisi penting dalam karier, tetapi juga dari kontribusi yang telah diberikan kepada masyarakat dan lingkungan,” ungkapnya.

Dies Natalies 25 Tahun Fahutan juga disambut antusias para alumninya. Diantaranya angkatan 2000. Mereka hadir dengan personil cukup banyak, sedikitnya 50 orang. Seperti angkatan lainnya, mereka membuat kaos khusus berwarna hitam, bertuliskan ‘Forester 2000’. Sebagian mengenakan jilbab ungu bagi yang perempuan.

Mereka saling bertukar cerita, setelah belasan tahun tak bersua. “Saya sangat senang bisa hadir. Apalagi angkatan kami menjadi juara 1 lomba saprahan,” ujar Sitti Syamsiah Hutapea, yang kini merupakan anggota DPRD Kota Singkawang.

Tak hanya Sitti, alumni lainnya Sri Jumiati juga rela dari Sintang datang ke Pontianak untuk bertemu sekaligus reuni bersama teman-temannya.

“Saya tiba dari Sintang malam. Dan besok paginya langsung hadir ke Arboretum. Rindu dengan teman-teman,” ungkapnya.

Begitu pula Kartika Sari, yang meluangkan waktunya untuk mengoordinir pembuatan hingga pembagian baju kaos bagi teman-teman angkatannya. Bahkan, dia mengabsen satu persatu temannya untuk hadir.

“Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar,” kata Sari.

Senada dengan Sari, Marsandi juga senang melihat kehadiran teman-temannya pada acara Dies Natalis ke 25 tersebut. Pria yang akrab disapa Sandi ini mengoordinir teman-temannya yakni angkatan 2001 dari sebelum hingga selesai acara.

“Semoga setelah Dies Natalies ke 25 Fahutan ini, silaturahmi tetap terjalin,” pungkasnya. (*)

 

 

 

 

Editor : Chairunnisya
#fakultas kehutanan #untan #Kampus Ungu #Launching Buku #dies natalies #reuni #alumni