Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Laris Manis! Durian Lokal Jemongko dan Balai Karangan Diburu Penggemar di Pontianak

Meidy Khadafi • Jumat, 26 Desember 2025 | 22:24 WIB
Beberapa masyarakat sedang mengantre untuk memilih durian di lapak Bazar durian BK di Jalan Gusti Hamzah.
Beberapa masyarakat sedang mengantre untuk memilih durian di lapak Bazar durian BK di Jalan Gusti Hamzah.

PONTIANAK POST - Tingginya minat masyarakat terhadap durian lokal asal Kalimantan Barat terlihat dari ramainya aktivitas jual beli di sejumlah titik penjualan musiman di Kota Pontianak. Salah satunya terjadi di Bazar Durian BK yang berlokasi di Jalan Gusti Hamzah, di mana setiap harinya tercatat sekitar 1.000 hingga 1.200 buah durian terjual kepada masyarakat.

Durian yang dipasarkan di lokasi tersebut sebagian besar berasal dari Desa Jemongko dan Desa Balai Karangan. Dua wilayah ini selama beberapa tahun terakhir dikenal sebagai sentra penghasil durian lokal yang cukup diminati, terutama saat musim panen tiba. Keberadaan durian dari daerah tersebut turut memperkaya pasokan buah lokal di Pontianak dan sekitarnya.

Pengelola Bazar Durian BK, Yenna Wiguna, menyebutkan bahwa tingginya volume penjualan tidak terlepas dari upaya pedagang dalam menjaga kepercayaan pembeli. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan memberikan jaminan penukaran apabila durian yang dibeli dinilai belum matang atau tidak sesuai harapan konsumen.

“Kami berusaha bertanggung jawab dengan durian yang kami jual. Kalau memang ada yang mentah atau rasanya tawar, bisa ditukar,” ujar Yenna saat ditemui pada Kamis (25/12).

Menurutnya, bazar tersebut mulai beroperasi sejak sore hari, sekitar pukul 15.00 WIB, hingga malam hari tergantung kondisi pengunjung. Pola penjualan ini umum diterapkan oleh pedagang durian musiman yang menyesuaikan dengan waktu luang masyarakat setelah beraktivitas.

Sementara itu, penggiat durian Kalimantan Barat, Edy Hartono, menjelaskan bahwa durian yang beredar di pasaran saat ini umumnya telah melalui proses pemilihan dari berbagai daerah penghasil. Ia menilai, kualitas durian sangat ditentukan oleh lokasi tumbuh dan pengalaman dalam mengenali karakter buah.

“Selama bertahun-tahun saya memetakan wilayah penghasil durian. Dari situ bisa diketahui mana durian yang dagingnya tebal dan warnanya bagus,” kata Edy.

Dari sisi harga, durian yang dijual di Bazar Durian BK berada pada kisaran Rp25 ribu hingga Rp80 ribu per buah, tergantung ukuran dan kualitas. Selain durian segar, pedagang di lokasi tersebut juga menyediakan beberapa produk olahan berbahan dasar durian, seperti lempok, dodol durian, dan tempoyak, yang menjadi alternatif bagi konsumen.

Fenomena ini mencerminkan meningkatnya perputaran durian lokal selama musim panen, sekaligus menunjukkan peran pedagang dalam menjaga kualitas dan kepercayaan konsumen di tengah tingginya permintaan buah musiman tersebut. (mdy)

Editor : Miftahul Khair
#durian #laris manis #Jemongko #Balai Karangan