Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Ria Norsan Sambut Natal 2025, Serukan Kesederhanaan dan Solidaritas Sosial

Novantar Ramses Negara • Senin, 29 Desember 2025 | 12:10 WIB

 

KUNJUNGI WAGUB: Gubernur Kalbar Ria Norsan mengunjungi Open House Natal Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan pada Kamis (25/12).
KUNJUNGI WAGUB: Gubernur Kalbar Ria Norsan mengunjungi Open House Natal Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan pada Kamis (25/12).

PONTIANAK POST – Perayaan Natal dan menyambut Tahun Baru 2026 di Kalimantan Barat diminta tidak dijadikan ajang berlebihan. Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menekankan pentingnya kesederhanaan, solidaritas sosial, dan kepedulian terhadap sesama, terutama bagi masyarakat yang tengah tertimpa musibah.

Pesan tersebut disampaikan Ria Norsan saat menghadiri silaturahmi Natal di Rumah Dinas Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, Kamis (25/12). Hadir mendampingi, Ketua TP PKK Kalbar Dr. Hj. Erlina. Menurut Norsan, makna Natal seharusnya tercermin dalam sikap empati dan kebersamaan, bukan semata perayaan seremonial.

“Harapan kita, masyarakat Kristiani yang merayakan Natal tahun ini dapat melaksanakannya secara sederhana, karena masih ada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Yang terpenting adalah menjaga persatuan dan kesatuan,” ujar Norsan.

Ia mengajak umat Kristiani menjadikan Natal sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial. Kesederhanaan dalam perayaan, kata dia, merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat di daerah lain, khususnya di wilayah Sumatera yang tengah dilanda bencana.

“Kita berharap Natal membawa kedamaian. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan di Kalimantan Barat agar tetap guyub, aman, dan sejahtera,” katanya.

Menjelang malam pergantian tahun, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga mengimbau masyarakat tidak menyalakan petasan maupun kembang api. Gubernur mendorong agar pengeluaran untuk perayaan dialihkan pada kegiatan sosial dan bantuan kemanusiaan.

“Sebaiknya uang untuk membeli kembang api dan petasan dialihkan kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah, baik di Aceh maupun wilayah Sumatera lainnya,” tegas Norsan. Ia menambahkan, imbauan tersebut akan diperkuat melalui surat edaran resmi pemerintah daerah.

Selain pesan kebersamaan, Gubernur juga mengonfirmasi kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Barat 2026. UMP Kalbar naik dari Rp2.878.286 menjadi Rp3.054.552 atau bertambah Rp176.266. “Kebijakan ini berlaku di seluruh wilayah Kalimantan Barat dan wajib dipatuhi oleh seluruh perusahaan. Jika ada yang melanggar, akan dikenakan sanksi hingga pencabutan izin usaha,” tegasnya.

Dalam rangkaian Natal dan Tahun Baru, Ria Norsan juga menyempatkan diri bersilaturahmi ke sejumlah pejabat dan kerabat sebagai bagian dari upaya menjaga keharmonisan dan kebersamaan di Kalimantan Barat. (mse)

Editor : Hanif
#ria norsan #sederhana #gubernur kalbar #natal #ajak masyarakat #Solidaritas Sosial