Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Rute Pontianak–Kuala Lumpur Kembali Dibuka, Ria Norsan: Gerbang Baru Percepatan Ekonomi Kalbar

Novantar Ramses Negara • Selasa, 30 Desember 2025 | 10:46 WIB

 

BINCANG: Gubernur Kalbar Ria Norsan saat berbincang dengan Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro.
BINCANG: Gubernur Kalbar Ria Norsan saat berbincang dengan Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro.

PONTIANAK POST – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memastikan rute penerbangan internasional Pontianak–Kuala Lumpur akan kembali beroperasi mulai 5 Januari 2026. Kabar ini menjadi angin segar bagi masyarakat Kalimantan Barat, khususnya dalam mendukung konektivitas internasional dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikan Ria Norsan usai menerima audiensi Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, di ruang kerjanya, Senin (29/12).

“Alhamdulillah, mulai 5 Januari 2026 Maskapai Batik Air, yang merupakan bagian dari Lion Air Group, resmi membuka kembali rute penerbangan internasional yang menghubungkan Pontianak (PNK) dengan Kuala Lumpur (KUL), Malaysia. Langkah strategis ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Kalimantan Barat,” ujar Ria Norsan.

Ia menjelaskan, penerbangan perdana dari Kuala Lumpur menuju Pontianak dijadwalkan pada 5 Januari 2026, sedangkan penerbangan dari Pontianak ke Kuala Lumpur akan dimulai sehari setelahnya, yakni 6 Januari 2026.

Pada tahap awal, penerbangan akan beroperasi dengan frekuensi tiga kali dalam seminggu. Pesawat Batik Air juga akan menjalani prosedur remain overnight (RON) atau menginap di Pontianak sebelum kembali terbang ke Malaysia keesokan harinya,” jelasnya.

Sementara itu, Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, menilai rute ini tidak hanya menjadi penghubung dua kota, tetapi juga berfungsi sebagai pintu gerbang internasional bagi masyarakat Kalbar.

“Melalui Kuala Lumpur sebagai hub, masyarakat Pontianak kini dapat mengakses lebih dari 40 kota tujuan internasional,” kata Danang.

Ia menambahkan, sejumlah destinasi unggulan yang dapat dijangkau meliputi Tiongkok seperti Guangzhou dan Beijing, kawasan Asia Timur dan Selatan seperti Jepang dan India, hingga rute wisata religi yang memudahkan perjalanan umrah.

Selain memperkuat rute internasional, Lion Air Group juga berkomitmen meningkatkan konektivitas domestik di Kalbar. Saat ini, Pontianak telah terhubung dengan sejumlah kota di wilayah Kalbar seperti Ketapang, Putussibau, dan Sintang.

Konektivitas tersebut juga diperluas ke berbagai kota besar nasional, antara lain Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Balikpapan, dan Makassar. Integrasi rute domestik dan internasional ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha dan investor, khususnya dalam mempermudah akses investasi ke Kalbar, sekaligus mendorong sektor pariwisata serta kelancaran distribusi barang dan jasa.

“Dengan kemudahan konektivitas ini, percepatan pertumbuhan ekonomi daerah dapat terwujud, sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat, baik untuk keperluan keluarga maupun bisnis,” ujarnya.

Dengan kembali dibukanya rute Pontianak–Kuala Lumpur, Kota Pontianak kian mengukuhkan posisinya sebagai salah satu simpul penting dalam jaringan penerbangan Asia Tenggara.(mse/r)

Editor : Hanif
#Pariwisata Kalbar #rute internasional #Pontianak Kuala Lumpur #percepatan ekonomi