PONTIANAK POST – Manajemen Hotel Aston Pontianak memastikan tidak akan mengizinkan remaja di bawah umur untuk melakukan check-in maupun menginap tanpa pendampingan orang tua atau keluarga, terutama saat perayaan malam pergantian tahun. Public Relations Hotel Aston Pontianak, Arifin, menyampaikan bahwa pihaknya akan meningkatkan pengawasan terhadap tamu selama libur akhir tahun, dengan perhatian khusus pada tamu remaja.
Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan sekaligus komitmen hotel dalam menjaga keamanan dan ketertiban. “Dari pihak Aston Pontianak, manajemen sudah mengantisipasi bahwa remaja-remaja di bawah umur tidak akan kami terima ataupun diizinkan untuk check-in dan menginap tanpa didampingi keluarga,” ujar Arifin, Selasa (30/9).
Ia menjelaskan, setiap tamu remaja yang hendak menginap akan melalui proses verifikasi yang ketat. Pihak hotel akan menanyakan secara detail apakah tamu tersebut datang bersama keluarga atau didampingi orang tua.
“Adakah orangtua yang mendampinginya atau ternyata hanya ikutan-ikutan kawan. Mungkin kalau mereka ikut-ikutan teman jadi kita otomatis tidak akan menerima ataupun tidak mengizinkan mereka untuk menginap di Aston Pontianak,”jelasnya.
Arifin mengungkapkan pengawasan tamu remaja ini juga sesuai mengikuti arahan dari aparat kepolisian terkait pengamanan natal dan tahun baru. Selain pengawasan tamu remaja, pihaknya juga telah mendapatkan informasi mengenai hotel-hotel yang berada di jalur Jalan Gajah Mada yang mana terdapat rekayasa lalu lintas saat malam pergantian tahun.
Pada malam ini (Rabu, 31/12), ruas jalan tersebut akan diberlakukan sistem satu arah. “Jalan Gajah Mada nanti akan dijadikan satu arah saat pergantian tahun. Kami hotel-hotel yang dilalui jalan tersebut diundang dan diberikan antisipasi terkait alur lalu lintas,” tambahnya. (sti)
Editor : Hanif