PONTIANAK POST - Tim Basket Putra KU-14 Kancil menunjukkan peningkatan kualitas bermainnya saat tampil di turnamen basket antarklub Youth Basketball Asociation (YBA), Cirebon 26-30 Desember 2025. Meski gagal membawa pulang tropi kemenangan, namun sebagai satu-satunya tim dari Kalimantan tetap bertanding penuh semangat dan sportivitas. Sang Pelatih, Eka Bagus Setyawa mengatakan, pertandingan yang ditunjukkan luar biasa dan itu membuatnya optimis untuk event berikutnya. Ia juga memuji semangat juang timnya yang tidak menyerah hingga akhir. Turnamen ini diikuti oleh pemain-pemain basket remaja terbaik di Indonesia, dan Kancil harus mengakui keunggulan tim lawan.
"Hasil tentunya tidak sesuai yang diharapkan karena dari 4 game hanya menang 1 kali. Menduduki posisi ke 11 dari 12 tim. Banyak pelajaran yang diambil sebagai bahan evaluasi, terlebih cara bermain kita akui kalau lawan yang di kirim adalah finalis-finalis dari daerahnya masing-masing dan itu semuanya dari Jawa timur, DIY , Jabar dan DKI," ungkap sang pelatih.
Bagus harus mengubah strategi menyesuaikan lawan. Namun, pemain starter mereka, Revan Felix Gouw cedera di bagian lutut saat pertandingan pertama melawan Cougar Indonesia. Alhasil, dia harus keluar dari lapangan disisa waktu pertandingan. Hilangnya pemain starter dan sekaligus penyumbang rata-rata poin di tim ini memaksa pelatih merubah strategi dan menyiapkan pemain pengganti yang tentunya tidak sekuat yang diharapkan.
Tapi Ferza Setio Maulidanto, Rafa Fahri Orlando, Muhammad Fakhruddin Kurniawan, Dexter Edward Adrian, Muhammad Kenzo Zain, Muhammad Revandra, Muhammad Rizky Faraz Pratama,Fauzil Jeje Pratama dan Muhammad Abrar Ramadhan terus berjuang dan keluar dari tekanan.
"Tetapi poin plusnya ada beberapa pemain yang up mental dan skill-nya ketika harus menggantikan posisi Felix," ulasnya.
Bagus mengatakan, pada pertandingan, fokusnya agar skuad Kancil bisa keluar dari tekanan lawan dan bisa memberikan perlawanan di setiap pertandingan. "Yang harus diperbaiki hampir semuanya. Baik skill dan cara bermain secara team. Namun, penampinal anak-anak per individu meningkat dari game 1 sampai game ke 4 dan kita baru mendapatkan kemenangan di game terakhir," ujarnya.
Bagus berharap, pengalaman dan pelajaran yang didapat dari turnamen ini akan menjadi bekal berharga bagi tim KU-14 Kancil untuk menghadapi kompetisi berikutnya. "Semangat untuk up kan skill-nya dan bisa mempersiapkan lagi di kejuaraan nasional," paparnya.
Targetnya, tahun depan mereka akan kembali mengikuti pertandingan tingkat nasional. Bahkan mengikutisertakan tim putri. "Karena next targetnya insyaallah kita akan berangkat lagi untuk mengikuti pertandingan di Jawa dan semoga dengan tim putri juga ikut di Desember tahun depan," pungkasnya. (mrd)
Editor : Hanif