Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag, Sekda Kalbar Ajak Insan Kemenag Terus Beri Pencerahan

Marsita Riandini • Senin, 5 Januari 2026 | 11:58 WIB

 

HARI AMAL BAKTI: Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama di Halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (3/1/2026).
HARI AMAL BAKTI: Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama di Halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (3/1/2026).

PONTIANAK POST – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama (Kemenag) untuk terus memberikan pencerahan kepada masyarakat. Hal ini dinilai krusial untuk menjaga kerukunan antarumat beragama sekaligus memacu pertumbuhan kesejahteraan di Kalimantan Barat.

Pesan tersebut disampaikan Harisson usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama di Kantor Wilayah Kemenag Kalbar, Sabtu (3/1).

"Atas nama Pemerintah Provinsi Kalbar, kami mengucapkan selamat Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag. Kami berharap insan Kemenag terus melayani masyarakat dengan optimal," ujar Harisson.

Dalam sambutannya, Harisson juga menegaskan kepada masyarakat Kalbar terutama para pemuda untuk tidak terpengaruh pada konten atau media sosial yang tidak jelas dan dapat menjadikan kesatuan dan persatuan terganggu.

"Saya harapkan generasi muda dengan dibimbing oleh insan Kementerian Agama dan seluruh masyarakat dapat memilih misalnya sumber-sumber atau literasi yang baik," ajaknya.

Ia juga memberikan perhatian khusus pada perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Harisson mengingatkan generasi muda agar tidak menelan mentah-mentah informasi yang dihasilkan oleh teknologi tersebut.

"Kita jangan sampai kalah oleh AI. Generasi muda harus menguasai ilmu pengetahuan sedalam-dalamnya sebelum menggunakan teknologi sebagai penopang," tegasnya.

Menurut Harisson, jawaban yang diberikan oleh AI sangat bergantung pada data yang dimasukkan oleh pihak tertentu, sehingga berpotensi membawa kepentingan kelompok. Ia mendorong masyarakat, khususnya para pemuda, untuk lebih merujuk pada literasi yang kredibel dan bimbingan tokoh agama daripada bergantung sepenuhnya pada kecerdasan buatan.

"Jangan sampai anak-anak kita lebih banyak bertanya ke AI daripada ke sumber rujukan yang benar," tambahnya.

 

Momentum Evaluasi Kinerja

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Kalbar, Muhajirin Yanis, menyatakan bahwa peringatan HAB ke-80 merupakan momentum untuk mengevaluasi peran lembaga dalam satu tahun terakhir. Evaluasi tersebut mencakup bidang keumatan, pendidikan, hingga kerja sama lintas sektor.

"Ini adalah perwujudan kiprah Kemenag yang telah bekerja bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Kami mengevaluasi apa saja peran dan kerja yang sudah dilakukan untuk langkah ke depan," jelas Muhajirin.

Rangkaian peringatan HAB ke-80 ini juga diwarnai dengan sejumlah agenda penting, di antaranya penyematan Satya Lencana Karya Satya bagi ASN yang telah mengabdi, penanaman bibit pohon belian, serta penyerahan piagam penghargaan kepada Gubernur Kalbar atas dukungannya terhadap program-program Kemenag.(mrd)

 

Editor : Hanif
#Kerukunan umat #harisson #pencerahan #kemenag #teknologi ai #Sekda Kalbar