PONTIANAK POST - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Agus Sudarmansyah, menilai pembangunan Tugu Benteng Mangrove dan Bundaran Gaporaya di Jalan Ayani 2, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, menjadi penanda penting identitas ibu kota wilayah tersebut.
Agus mengatakan, sejak Kabupaten Kubu Raya resmi terbentuk pada 2007 atau hampir 19 tahun lalu, masih banyak masyarakat yang mempertanyakan letak dan wajah ibu kota kabupaten tersebut. Hal itu disebabkan belum adanya penataan kota dan ikon yang benar-benar merepresentasikan Kubu Raya sebagai sebuah kabupaten.
“Selama ini orang selalu bertanya, mana sebenarnya ibu kota Kabupaten Kubu Raya, mana kotanya. Karena memang belum terlihat, belum dipoles dan belum tertata dengan baik,” ujarnya saat diwawancarai, Senin(5/1).
Menurut Agus, keberadaan Tugu Benteng Mangrove yang telah diresmikan oleh Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menjadi jawaban atas pertanyaan tersebut. Tugu tersebut dinilai sebagai landmark baru yang menegaskan bahwa Kecamatan Sungai Raya merupakan ibu kota Kabupaten Kubu Raya secara administratif.
“Dengan adanya tugu ini, sekarang sudah jelas, inilah kota Kubu Raya. Ini menjadi ikon dan landmark yang menunjukkan identitas daerah,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang dinilai mulai serius melakukan penataan wilayah perkotaan, khususnya di Kecamatan Sungai Raya. Agus menyebut, berbagai pembangunan infrastruktur penunjang sudah mulai terlihat, seperti perbaikan trotoar, penataan jalan, pembangunan taman, hingga penyediaan ruang-ruang publik.
“Sekarang sudah mulai kelihatan penataannya. Trotoar sudah rapi, jalan-jalan diperindah, taman dan ruang publik juga mulai banyak dibangun. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah,” katanya.
Agus berharap, penataan kawasan perkotaan yang ditandai dengan hadirnya Tugu Benteng Mangrove dan Bundaran Gaporaya dapat terus dilanjutkan secara berkelanjutan. Ia menilai, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya membawa Kubu Raya menuju wajah kota yang lebih modern dan tertata.
“Ini awal yang baik. Landmark kota Kubu Raya sudah mulai terlihat rapi dan jelas. Ke depan, kita harapkan penataan ini terus berlanjut sehingga Kubu Raya benar-benar tampil sebagai kota modern,” pungkasnya. (den)
Editor : Miftahul Khair