Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kanwil Kemenag Kalbar Dorong Penguatan BP4 untuk Menjaga Ketahanan Keluarga

Marsita Riandini • Selasa, 6 Januari 2026 | 11:08 WIB

 

Mi
Mi

PONTIANAK POST - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat mendorong penguatan peran Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) sebagai bagian penting dalam upaya menjaga ketahanan keluarga dan menekan angka perceraian.

BP4 yang berdiri sejak 3 Januari 1961, digagas oleh para tokoh agama bersama Kementerian Agama Republik Indonesia, hingga kini dianggap tetap relevan dalam memberikan layanan penasihatan, pembinaan, dan pendampingan perkawinan. BP4 dipandang sebagai mitra strategis Kementerian Agama dalam pembinaan keluarga berbasis nilai keagamaan dan sosial.

Ketua BP4 Provinsi Kalimantan Barat,  Mi’rad menegaskan komitmen BP4 untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat sinergi dengan KUA serta pemangku kepentingan terkait.

“BP4 siap bertransformasi melalui peningkatan kapasitas SDM, penguatan layanan penasihatan pra-nikah dan pra-cerai, serta pemanfaatan pendekatan yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ulasnya. 

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Muhajirin Yanis, mengatakan dinamika kehidupan keluarga saat ini menuntut penguatan fungsi BP4 agar lebih adaptif dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Ketahanan keluarga merupakan pondasi penting bagi ketahanan sosial. Karena itu, peran BP4 perlu terus diperkuat agar benar-benar menjadi ruang penasihatan dan penyelesaian masalah keluarga sebelum berujung pada perceraian,” ujarnya.

Muhajirin mengajak seluruh ASN untuk bersyukur karena di awal tahun 2026 masih diberikan amanah untuk mengabdi sebagai ASN Kementerian Agama.

Ia menegaskan bahwa rasa syukur tersebut harus diwujudkan melalui kinerja yang lebih baik, profesional, dan penuh tanggung jawab dalam melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing. Meningkatkan komitmen dalam melaksanakan perjanjian kinerja yang telah ditandatangani. Ia menegaskan bahwa ASN Kemenag harus bekerja berdasarkan tugas dan fungsi, bukan semata-mata berdasarkan anggaran. 

Muhajirin mengapresiasi jajaran ASN Kanwil Kemenag Kalbar, khususnya Bagian Keuangan, atas keberhasilan menyelesaikan persoalan pagu minus dan proses perpindahan integrasi gaji yang telah dituntaskan dengan baik hingga akhir Desember 2025 sehingga menempati urutan kedua nasional.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari koordinasi yang terus dilakukan secara intensif. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Kepala Bagian Tata Usaha beserta tim keuangan yang telah bekerja keras hingga persoalan pagu minus dapat diselesaikan secara tuntas.

Lebih lanjut, Muhajirin menekankan pentingnya rekonsiliasi anggaran yang dilakukan secara berkala. Ia mengingatkan agar rekonsiliasi dilaksanakan setiap pertengahan semester guna mencegah terjadinya pagu minus di kemudian hari. Meski diakui pekerjaan tersebut membutuhkan tenaga dan pikiran ekstra, namun hal itu merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang akuntabel. (mrd)

Editor : Hanif
#kanwil kemenag #kalbar #Transformasi SDM #angka perceraian #Pendekatan #BP4