PONTIANAK POST - Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin mengatakan perombakan komposisi ketua dan anggota komisi kembali dilakukan di tahun ini. Tujuannya sebagai penyegaran sekaligus meningkatkan kinerja dalam tupoksi DPRD bersama para mitra.
“Komposisi kepengurusan di komisi memang setiap tahun selalu berganti. Tujuannya untuk penyegaran. Selain itu, ini juga menjadi pembelajaran terutama bagi teman-teman dewan yang baru, karena pengawasan setiap komisi berbeda-beda sesuai dengan tupoksi bidang,” ujar Satarudin, Selasa (6/1).
Di komposisi komisi tahun ini, perombakan dilakukan. Seperti yang dulunya berada di Komisi I, mungkin bisa berpindah ke Komisi II atau lainnya. Dengan perombakan di komisi, diharap kinerja teman-teman dewan dapat semakin gencar.
Dipaparkan dia untuk Ketua Komisi I Ahmad Sarbaini, Wakil Ketua Irwan dan Sekertaris Ferry. Komisi I ini membidangi pemerintahan umum, hukum dan pertanian. Kemudian Komisi II diketuai Siti Rukasih, Wakil Ketua Juwita Dewi dan Sekretaris Leni Diantanami. Komisi ini membidangi pembangunan.
Satar melanjutkan Komisi III diketuai Yandi, Wakil Ketua Berdi dan Sekretaris Fakhroni. Komisi ini membidangi keuangan, perekonomian dan pariwisata. Lalu di Komisi IV diketuai Kurniawati, Wakil Ketua Emiliana dan Sekretaris Huddin. “Di sini membidangi sosial, kesejahteraan dan kemasyarakatan,” ujarnya.
Kata Satar efisiensi anggaran dari pemerintah pusat ke daerah ini menjadi tantangan. Bagaimana ke semua program bisa berjalan sesuai dengan rencana dan pastinya program-program ini bisa menyasar kepada masyarakat.
Dewan di masing-masing komisi memiliki andil besar dalam fungsi pengawasan di semua program OPD. Bahkan masukan teman-teman terkait kinerja hingga ide inovasi diharap mampu menjadikan pelayanan di Pemkot Pontianak semakin baik dan cepat.
Kolaborasi antara legislatif dan eksekutif di tahun penuh efisiensi ini harus dikuatkan. Komunikasi dalam setiap koordinasi juga harus. Tujuannya untuk menciptakan transparansi program.
Dengan begitu, jika terdapat kekurangan dalam jalannya program bisa langsung di evaluasi.(iza)
Editor : Hanif