Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Sekda Kalbar Harisson Apresiasi Perayaan Natal Nasional 2025, Dukung Kerukunan Beragama di Kalbar

Novantar Ramses Negara • Rabu, 7 Januari 2026 | 09:00 WIB

 

DANA BANTUAN: Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, Harisson saat menyerahkan dana bantuan pendidikan saat menghadiri Perayaan Natal Nasional Tahun 2025 secara daring dari Gereja Katedral Santo Yosef.
DANA BANTUAN: Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, Harisson saat menyerahkan dana bantuan pendidikan saat menghadiri Perayaan Natal Nasional Tahun 2025 secara daring dari Gereja Katedral Santo Yosef.

PONTIANAK POST – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, menghadiri Perayaan Natal Nasional Tahun 2025 secara daring dari Gereja Katedral Santo Yosef, Jalan Pattimura, Kota Pontianak, Senin (5/1).

Perayaan Natal Nasional 2025 juga dihadiri secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersama jajaran Menteri Kabinet Merah Putih yang dipusatkan di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

Perayaan Natal Nasional tahun ini mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dan diikuti secara daring oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya persatuan para pemimpin nasional sebagai kunci untuk memaksimalkan potensi kekayaan Indonesia demi meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Menurut Prabowo, Indonesia memiliki kemampuan besar untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk dalam penyelenggaraan ibadah haji, apabila para pemimpinnya mampu menjaga persatuan dan bekerja sama.

“Negara kita kaya dan negara kita bisa lebih mampu, asal pemimpin-pemimpinnya bersatu dan bekerja sama,” ujar Prabowo.

Ia menegaskan bahwa persatuan nasional tidak berarti seluruh kekuatan politik harus berada dalam pemerintahan. Pihak di luar pemerintahan, kata dia, tetap memiliki peran strategis selama menjunjung kerja sama demi kepentingan bangsa.

“Bersatu tidak berarti semua harus masuk pemerintah. Boleh di luar, tetapi tetap bekerja sama,” jelasnya.

Prabowo juga menegaskan posisinya sebagai Presiden bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa membedakan latar belakang politik, agama, maupun golongan. “Sekarang saya bukan milik satu partai. Saya milik seluruh bangsa Indonesia,” tegasnya.

Dalam konteks keberagaman, Prabowo menilai Perayaan Natal Nasional menjadi cerminan kuatnya toleransi dan harmoni sosial di Indonesia. Ia mencontohkan praktik toleransi sejak masa awal kemerdekaan, termasuk saat Presiden pertama RI, Soekarno, menunjuk arsitek beragama Nasrani dalam pembangunan Masjid Istiqlal.

Ia juga menyinggung pengalamannya membangun masjid dengan melibatkan pekerja lintas iman serta kebersamaan antarumat beragama yang ditemuinya selama mengabdi sebagai prajurit TNI.

“Mereka tidak pernah bertanya soal agama. Mereka bertugas untuk bangsa dan negara,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat pernyataan yang kurang berkenan.

“Kami bekerja keras untuk menghilangkan kemiskinan, mengurangi penderitaan rakyat, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” katanya.

Presiden menyatakan optimisme bahwa arah kebijakan pemerintah berada pada jalur yang benar dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Sementara itu, Sekda Kalbar Harisson menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Perayaan Natal Nasional 2025. Dalam semangat mempererat persaudaraan dan menjaga kerukunan antarumat beragama, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Dukungan itu diwujudkan melalui berbagai langkah teknis dan operasional guna memastikan rangkaian perayaan berlangsung khidmat, aman, dan lancar.

“Kesuksesan Perayaan Natal Nasional bukan hanya milik umat Kristiani, tetapi menjadi cerminan kematangan kita dalam berbangsa dan bernegara. Pemerintah berkomitmen hadir untuk memastikan setiap warga negara dapat beribadah dengan aman dan penuh sukacita,” tegas Harisson.

Turut hadir dalam perayaan tersebut antara lain Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Jamalulael, Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto, Ketua DPRD Kalbar Aloysius, Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Muhajirin Yanis, serta Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bersama unsur Forkopimda. (mse/r)

Editor : Hanif
#Perayaan Natal #Kerukunan umat #harisson #persatuan #natal nasional 2025 #Sekda Kalbar