Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pembangunan SPALD Terpusat Dimulai 2026, Targetkan 16.000 Rumah Terhubung

Hanif PP • Jumat, 9 Januari 2026 | 11:06 WIB

 

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.

PONTIANAK POST - Pemkot Pontianak mulai tancap gas merealisasikan pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T).

Proyek strategis nasional ini ditargetkan mulai masuk tahap konstruksi fisik pada tahun 2026 sebagai langkah konkret meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan di Kota Khatulistiwa.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, meninjau langsung kesiapan lahan di salah satu titik pembangunan, yakni Gang Martapura, Kelurahan Benua Melayu Laut, Kamis (8/1/2026). Selain di lokasi tersebut, proyek ini juga akan difokuskan di kawasan Nipah Kuning, Kelurahan Sungai Jawi Luar.

"Secara umum kesiapan lahan dan prasarana sudah mencapai 95 persen. Masih ada sedikit bagian yang perlu diselesaikan, namun sudah sangat siap untuk masuk ke tahap konstruksi," ujar Edi usai peninjauan.

Edi menjelaskan, SPALD-T dirancang sebagai sistem sanitasi modern yang mengalirkan limbah rumah tangga melalui jaringan perpipaan menuju instalasi pengolahan khusus. Proses ini memastikan air limbah yang dibuang ke badan air sudah dalam kondisi aman dan tidak mencemari lingkungan.

Menariknya, pembangunan infrastruktur ini tidak berdiri sendiri. Di kawasan Gang Martapura, proyek SPALD-T akan diintegrasikan dengan penataan kawasan waterfront serta pembangunan taman di bawah duplikasi Jembatan Kapuas 1.

“Proyek ini adalah bagian dari target sanitasi modern untuk mengatasi pencemaran. Kami memproyeksikan sistem ini mampu melayani hingga 16.000 sambungan rumah tangga di Pontianak,” tambah Edi.

Melalui kerja sama lintas sektor, Pemkot Pontianak berkomitmen mewujudkan kota yang lebih bersih dan sehat. Edi berharap pengerjaan fisik yang dilakukan secara bertahap tahun ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Ini adalah bukti komitmen kita dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui infrastruktur sanitasi yang berkelanjutan,” pungkasnya.(*/r)

Editor : Hanif
#SPALD #Kota Khatulistiwa #pemkot pontianak #sanitasi #kontruksi