Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Optimistis Wujudkan Swasembada Pangan, Pemprov Kalbar Dorong Produksi Mandiri Padi

Novantar Ramses Negara • Jumat, 9 Januari 2026 | 11:43 WIB

 

PANEN SERENTAK: Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan melaksanakan panen padi di Kelurahan Anjungan Melancar, Kecamatan Anjungan, Kabupaten Mempawah, sebagai bagian dari panen padi seren
PANEN SERENTAK: Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan melaksanakan panen padi di Kelurahan Anjungan Melancar, Kecamatan Anjungan, Kabupaten Mempawah, sebagai bagian dari panen padi seren

PONTIANAK POST – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menargetkan kemandirian produksi padi guna memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah. Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, saat melaksanakan panen padi di Kelurahan Anjungan Melancar, Kecamatan Anjungan, Kabupaten Mempawah, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan panen tersebut merupakan bagian dari panen serentak nasional yang juga diikuti Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Provinsi Jawa Barat. Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia harus menjadi bangsa yang mandiri, khususnya di sektor pangan.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada hari Rabu, 7 Januari 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, mengumumkan bahwa swasembada pangan telah tercapai pada tahun 2025 bagi seluruh bangsa Indonesia,” ujar Presiden.

Prabowo menyebutkan, keberhasilan swasembada pangan mencerminkan kekuatan bangsa. Hingga akhir 2025, Indonesia memiliki cadangan beras lebih dari tiga juta ton di gudang pemerintah, yang menjadi indikator keberhasilan tersebut.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, mengungkapkan rasa syukurnya atas terlaksananya panen padi di Kabupaten Mempawah. Ia menilai daerah tersebut memiliki potensi pertanian yang besar, terutama dari luas lahan persawahan yang tersedia.

“Saya sempat berdialog dengan Ibu Bupati, dan memang Kabupaten Mempawah memiliki lahan sawah yang cukup luas. Ini menjadi modal penting untuk mewujudkan swasembada pangan,” ujarnya.

Krisantus menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalbar menaruh harapan besar agar daerah ini mampu mandiri dalam memproduksi padi sehingga tidak lagi bergantung pada pasokan beras dari luar.

“Target kita jelas, Kalbar mampu memproduksi padi secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan daerah,” tegasnya.

Ia juga menyambut baik kebijakan pemerintah pusat terkait penetapan harga gabah petani. Menurutnya, kebijakan tersebut memberikan kepastian ekonomi bagi petani serta mendorong sektor pertanian menjadi mata pencaharian yang menjanjikan.

“Alhamdulillah, harga gabah sudah ditetapkan pemerintah. Dengan kondisi ini, pertanian bisa menjadi sumber penghidupan utama masyarakat. Apalagi jika panen bisa dilakukan hingga empat kali setahun, tentu sangat bernilai secara ekonomi,” katanya.

Mantan anggota DPR RI itu juga mengimbau pemerintah kabupaten dan kota di Kalbar untuk terus memperkuat sektor pertanian, baik dari sisi produksi maupun peningkatan kesejahteraan petani, demi mewujudkan kedaulatan pangan daerah.

Di tempat yang sama, Bupati Mempawah Erlina menyampaikan bahwa sektor pertanian merupakan sektor unggulan daerah dalam menopang ketahanan pangan. Menurutnya, keberhasilan swasembada pangan nasional membuktikan kemampuan petani Indonesia untuk mandiri dengan dukungan kebijakan, pendampingan, dan sinergi lintas sektor.

Erlina menegaskan, Pemerintah Kabupaten Mempawah akan terus berkomitmen mendukung program strategis Kementerian Pertanian melalui penguatan peran penyuluh, peningkatan produksi dan produktivitas, serta pengembangan pertanian berkelanjutan berbasis teknologi dan kearifan lokal.

“Kami optimistis capaian ini dapat dipertahankan untuk mendukung kemandirian pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Mempawah,” tutupnya.

Sebagai informasi, Pemprov Kalbar saat ini terus mendorong pencapaian swasembada pangan melalui berbagai program, di antaranya Optimalisasi Lahan (Oplah), Gerakan Tanam Padi Serentak, serta dukungan infrastruktur pengairan oleh Balai Wilayah Sungai Kalimantan I, dengan target surplus beras dan penguatan lahan siap tanam. (mse)

Editor : Hanif
#kemandirian #produksi padi #Swasembada Pangan #pemprov kalbar #surplus beras