Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Gubernur Norsan Desak Percepatan Pengembangan Ekonomi Syariah di Kalimantan Barat

Novantar Ramses Negara • Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:23 WIB

 

Ria Norsan
Ria Norsan

PONTIANAK POST - Gubernur Kalbar, Ria Norsan menekankan pentingnya percepatan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kalimantan Barat melalui kerja keras serta sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Coffee Morning Sinergi Aksi Realisasi Ekonomi dan Keuangan Syariah (SIAR) ke-2 di Aula Bank Kalbar, Kamis (8/1) pagi. Kegiatan ini diprakarsai oleh Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Kalbar, dengan Bank Kalbar Syariah sebagai tuan rumah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Utama Bank Kalbar Rokidi, Direktur Eksekutif KDEKS Kalbar Eddy Suratman, Kepala OJK Kalimantan Barat Rochmadi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalbar, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) dan non-OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Norsan menyampaikan bahwa pengembangan ekonomi syariah harus dilakukan secara terintegrasi dan kolaboratif, khususnya pada sektor industri halal, keuangan syariah, serta keuangan sosial syariah seperti zakat dan wakaf. Menurutnya, ketiga sektor tersebut memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Penguatan ekonomi syariah tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi lintas sektor agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kalimantan Barat,” ujarnya.

Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, menegaskan komitmen Bank Kalbar untuk mendukung pengembangan ekonomi syariah di daerah. Ia menyatakan Bank Kalbar siap memfasilitasi dan mendukung berbagai program ekonomi syariah yang digagas KDEKS Kalbar, baik dari sisi pembiayaan, kelembagaan, maupun penguatan ekosistem.

Sementara itu, Direktur Eksekutif KDEKS Kalbar, Eddy Suratman, menekankan pentingnya optimalisasi kinerja tim KDEKS dalam menghadapi Anugerah Adinata Syariah Award.

Ia menyebut, salah satu kunci keberhasilan adalah kemampuan tim dalam mengakses, mengolah, dan menyajikan data secara komprehensif sebagai dasar perumusan kebijakan dan program ekonomi syariah di Kalimantan Barat.

Pada sesi diskusi, Dr. Rasiam memaparkan materi terkait Adinata Syariah Award yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) pada 2026. Ia menyampaikan bahwa sebagian besar instrumen penilaian telah terisi sesuai dengan template yang ditetapkan dan menunjukkan kemajuan yang signifikan. (mse)

Editor : Hanif
#Percepatan #keuangan #gubernur kalbar #ekonomi syariah #sektor industri #sosial #sinergi