Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pemberdayaan Masyarakat Desa terhadap Kualitas Infrastruktur untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Pesisir Kalbar

Hanif PP • Jumat, 16 Januari 2026 | 15:36 WIB
PEMBERDAYAAN: Tim PPM Jurusan Teknik Sipil Polnep melakukan upaya pemberdayaan masyarakat terhadap kualitas infrastruktur untuk meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir Kalimantan Barat,
PEMBERDAYAAN: Tim PPM Jurusan Teknik Sipil Polnep melakukan upaya pemberdayaan masyarakat terhadap kualitas infrastruktur untuk meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir Kalimantan Barat,

Teknik Sipil Polnep Gelar PPM di Desa Sui Duri 2

PONTIANAK POST - Masyarakat (PPM) Jurusan Teknik Sipil Polikteknik Negeri Pontianak melakukan penyuluhan / sosialisasi dan pelatihan terkait pemberdayaan masyarakat desa terhadap kualitas infrastruktur jalan dan drainase berkelanjutan guna meningkatkan ekonomi masyarakat di Desa Sungai Duri 2, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, beberapa waktu lalu.

“Ini sebagai upaya meningkatkan ketahanan kawasan permukiman pesisir di Sungai Duri 2. Peningkatannya melalui penguatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan infrastruktur dan mitigasi bencana pesisir, guna mendukung pertumbuhan ekonomi lokal berkelanjutan,” kata M Rafani ST MT, Ketua Tim PPM Teknik Sipil Polnep, belum lama ini.

Desa Sungai Duri 2 berada di kawasan penyangga proyek strategis nasional Pelabuhan Internasional Kijing dan Smelter PT Borneo Alumina Indonesia, serta dekat kawasan wisata Singkawang. Posisi geografis strategis ini memberikan peluang besar untuk pengembangan UMKM lokal, khususnya komoditas perikanan, sektor wisata pesisir, dan pertanian seperti pisang.

“Sayangnya, tidak optimalnya infrastruktur menghambat akselerasi ekonomi wilayah ini. Akses jalan rusak berlubang dan sistem drainase tidak berfungsi tersumbat sampah. Sehingga, wilayah ini sering tergenang karena luapan air hujan dan banjir rob. Ini membuat minat wisatawan dan pembeli turun drastis, Selain itu, biaya operasional pedagangan pun membengkak,” ujarnya.

Kegiatan diikuti lurah dan perwakilan dari 3 RW dan 11 RT di Desa Sungai Duri 2. Hadir pula Wakil Direktur Bidang Kerjasama Topan Prihantoro ST MT. Tim juga memberikan pelatihan dengan tujuan masyarakat mampu mengelola organisasi kecil untuk menjaga infrastruktur secara mandiri.

Materi pelatihan yang diberikan adalah tentang metode pelaksanaan jalan dan drainase.

“Dalam sesi tanya jawab, warga minta ada edukasi tata cara pembangunan jalan beton yang baik. Kedepan, kami berpeluang membuat pelatihan ini di Desa Sungai Duri 2,” katanya.

Ada pula permintaan warga terkait fasilitas bengkel di sekitar pemukiman, mengingat jarak bengkel jauh dan terbatas. Terkait hal itu, Polnep melalui Jurusan Teknik Mesin berkomitmen mengupayakan kerjasama strategis demi membantu mengingkatkan taraf ekonomi warga Desa Sungai Duri 2.

Dalam kegiatan tersebut, Polnep melalui Jurusan Teknik Sipil dan Pemerintah Desa Sungai Duri 2 juga melakukan penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama. Kerjasama tersebut diharapkan memperkuat peran Polnep dalam akselerasi pembangunan desa, baik melalui pelatihan peningkatan kualitas sumberdaya manusia maupun penyediaan infrastruktur fisik.

Tim PPM Teknik Sipil Polnep diantaranya: ketua M Rafani ST MT; dengan anggota Ir Rasiwan MT, Ir Muhammad Abduh MT, Ir Etty Rabihati MT, Iwan Supardi ST MT, Ikhwan Arief Purnama MT, Asmadi ST MT, Irene Anggraeni ST MSc, Ir Hartanto Wahyu Sasongko ST MT IPM, Ir Wattini MT, Sarpawi SST MT, Didik M Nur Haris Lc PhD, Nurul Fitriani MEd PhD, Ir Randy Setiawan ST MT, Dr Iin Arianti ST MSi, Rahayu Widhiastuti ST MT. (mde/ser)

Editor : Hanif
#sungai duri #drainase #ekonomi lokal #ketahanan pesisir #polnep #jalan