PONTIANAK POST - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Barat, Kamaludin harap tata kelola penyelenggaraan haji harus semakin baik. "Harus profesional, transparan, dan berorientasi pada mutu layanan jemaah," ungkapnya.
Hal ini, lanjut dia sejalan dengan visi Kementerian Haji dan Umrah Tahun 2025-2029, yakni terwujudnya penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang akuntabel, profesional, dan maslahat bersama menuju Indonesia emas 2045.
Untuk mewujudkan visi tersebut,pentingnya pelaksanaan misi Kemenhaj, yaitu meningkatkan kualitas tata kelola pelayanan haji dan umrah yang aman, nyaman, dan efektif; mengembangkan ekosistem ekonomi haji dan umrah yang berkelanjutan dan berdampak pada kesejahteraan umat; serta memperkuat kelembagaan Kementerian Haji dan Umrah yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing.
Kakanwil Kemenhaj Kalbar juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Pontianak terkait persiapan haji 2026.
Koordinasi tersebut membahas sejumlah agenda penting, di antaranya peningkatan kuota haji Kota Pontianak yang hampir mencapai tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
"Selain itu, turut dibahas kesiapan rekrutmen petugas haji daerah agar dapat mendukung layanan jemaah secara maksimal, profesional, dan sesuai ketentuan yang berlaku," paparnya.
Dalam kesempatan itu, Kakanwil juga menyampaikan permohonan dukungan Pemerintah Kota Pontianak agar seluruh tahapan persiapan hingga pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lancar, tertib, aman, dan nyaman bagi para jemaah.
"Wakil Wali Kota Pontianak juga menyambut baik koordinasi ini dan menyampaikan komitmen Pemkot Pontianak untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan haji melalui sinergi lintas sektor," ulasnya.
Kamaludin berharap sinergi antara Kanwil Kemenhaj Kalbar dan Pemerintah Kota Pontianak dapat memastikan pelayanan haji berjalan tertib, aman, dan optimal demi kenyamanan jemaah. (mrd)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro