Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

BPK Kalbar Turun ke CFD Pontianak, Edukasi Warga soal Pengawasan Uang Negara

Mirza Ahmad Muin • Senin, 19 Januari 2026 | 12:00 WIB

 

BPK MENYAPA: BPK Kalbar memanfaatkan CFD di Jalan Ahmad Yani, untuk berinteraksi langsung dengan warga melalui kegiatan bertajuk "BPK Menyapa", Minggu (18/1).
BPK MENYAPA: BPK Kalbar memanfaatkan CFD di Jalan Ahmad Yani, untuk berinteraksi langsung dengan warga melalui kegiatan bertajuk "BPK Menyapa", Minggu (18/1).

PONTIANAK POST - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani, untuk berinteraksi langsung dengan warga melalui kegiatan bertajuk "BPK Menyapa", Minggu (18/1).

Kepala BPK Perwakilan Kalbar Sri Haryati, menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-79 BPK. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai peran, tugas, dan fungsi BPK dalam mengawal uang negara.

"Kami ingin mendekatkan diri kepada masyarakat agar publik lebih peduli terhadap keberadaan BPK dan bagaimana uang negara digunakan. Harapannya, masyarakat juga bisa ikut serta dalam fungsi pengawasan," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sri menjelaskan bahwa tahun ini BPK mengusung tagline "BPK Bermartabat dan Bermanfaat". Nilai Bermartabat diwujudkan melalui penguatan nilai dasar organisasi yaitu independensi, integritas, dan profesionalisme. Sementara Bermanfaat ditekankan pada hasil pemeriksaan yang harus memberikan perbaikan nyata bagi tata kelola keuangan daerah di Kalimantan Barat.

"Tantangan kami adalah memastikan rekomendasi hasil pemeriksaan benar-benar ditindaklanjuti untuk perbaikan tata kelola di daerah. Kami terus mendorong pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota agar lebih tertib, transparan, dan akuntabel," tegasnya.

Dino salah satu masyarakat Pontianak yang berolahraga mengatakan, jika sosialisasi yang dilakukan oleh BPK ini bagus. Sebab ini bisa membuat BPK lebih dekat dengan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat juga semakin tahu apa saja tupoksi dari BPK.

“Selama ini yang saya ketahui, BPK ini tugasnya melakukan pemeriksaan penggunaan anggaran baik itu di pemerintah kota, kabupaten dan provinsi. Tetapi untuk lebih detailnya sata tidak tahu. Kalaupun ada paling ketika penerimaan WTP,” katanya.

Dengan hadirnya BPK di tengah masyarakat, dapat menjadi wadah edukasi bagi semua masyarakat. Apalagi penggunaan anggaran pemerintah, ada masyarakat yang berkontribusi besar. Yaitu melalui pajak. Sudah sepatutnya masyarakat juga harus tahu apa saja program-program pemerintah yang sudah berjalan. Termasuk pertanggungjawaban anggarannya. (iza)

Editor : Hanif
#CFD Pontianak #edukasi #pengawasan keuangan #bpk kalbar