Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemprov Kalbar Perkuat Cakupan Imunisasi Melalui Review Mikroplanning

Marsita Riandini • Kamis, 29 Januari 2026 | 11:07 WIB

 

Erna Yulianti
Erna Yulianti

PONTIANAK POST - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus berkomitmen dalam memperkuat perencanaan dan pencapaian cakupan imunisasi. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Erna Yulianti menyampaikan bahwa capaian imunisasi HB-0 di kabupaten/kota relatif tinggi karena telah terintegrasi dalam paket pelayanan neonatal.

Kendati demikian, keberlanjutan cakupan imunisasi lengkap tetap membutuhkan perencanaan yang akurat, pencatatan sasaran yang baik, serta koordinasi lintas pengelola imunisasi dan vaksin di seluruh tingkatan pelayanan.

“Untuk itu, ketersediaan vaksin di instalasi farmasi provinsi maupun kabupaten/kota harus benar-benar terjamin, disertai koordinasi yang solid,” jelasnya.

Pemanfaatan aplikasi SMILE menurutnya sangat membantu. Namun, tetap  diperkuat dengan mekanisme dan SOP yang jelas, baik di puskesmas maupun rumah sakit.

Beberapa hari lalu, telah digelar  pertemuan review mikroplanning imunisasi rutin. Kegiatan menjadi strategis untuk memastikan setiap bayi dan balita memperoleh layanan imunisasi lengkap, tepat waktu, dan berkualitas. Erna menjelaskan, mikroplanning merupakan fondasi penting dalam perencanaan pelayanan imunisasi di tingkat fasilitas kesehatan.

"Melalui review berkala, pemerintah daerah dapat memastikan bahwa sasaran, ketersediaan vaksin, serta mekanisme pelayanan tetap relevan dengan target cakupan imunisasi yang telah ditetapkan," ujarnya. 

Erna juga berharap, pertemuan tersebut dapat menjadi ajang penguatan kapasitas program imunisasi dan surveilans PD3I di Kalimantan Barat, melalui kolaborasi Kementerian Kesehatan RI, US-CDC, Health Security Partners (HSP), serta Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI). Dukungan tersebut diharapkan mampu mempercepat terwujudnya generasi sehat dan tangguh menuju Indonesia Emas 2045.

“Saya harap, pertemuan review mikroplanning imunisasi rutin dapat menghasilkan perencanaan yang lebih tertata, pelaporan yang akurat, serta pelayanan imunisasi yang semakin merata di seluruh wilayah di Provinsi Kalimantan Barat,” pungkasnya. (mrd)

Editor : Hanif
#Perencanaan #Cakupan Imunisasi #generasi sehat #pemprov kalbar