Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Hari Jadi ke-69 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik dan Infrastruktur

Novantar Ramses Negara • Kamis, 29 Januari 2026 | 11:48 WIB

 

UPACARA: Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat menjadi inspektur di upacara peringatan HUT Pemprov Kalbar.
UPACARA: Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat menjadi inspektur di upacara peringatan HUT Pemprov Kalbar.

PONTIANAK POST – Usai melaksanakan upacara peringatan Hari Jadi ke-69 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar), digelar acara ramah tamah di Aula Garuda Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Rabu (28/1).

Dalam keterangannya kepada awak media, Gubernur Kalbar Ria Norsan menegaskan bahwa pada usia ke-69 tahun ini, Pemprov Kalbar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sebagai upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat.

“Alhamdulillah, tahun ini Pemprov Kalbar genap berusia 69 tahun. Kita berharap ke depan pemerintah provinsi dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga masyarakat Kalbar semakin sejahtera sesuai dengan tujuan pembangunan lima tahun ke depan,” ujar Ria Norsan.

Selain peningkatan pelayanan publik, ia juga menegaskan komitmen Pemprov Kalbar dalam pembangunan infrastruktur, khususnya sektor jalan. Saat ini, kondisi jalan mantap di Kalimantan Barat baru mencapai sekitar 60 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 80 persen dalam lima tahun ke depan.

“Untuk infrastruktur jalan, kondisi jalan mantap saat ini sekitar 60 persen. Target lima tahun ke depan dapat mencapai 80 persen. Upaya pembangunan telah kita lakukan di beberapa kabupaten dan kota, meskipun belum sepenuhnya mencapai target,” jelasnya.

Norsan optimistis target tersebut dapat direalisasikan dalam empat tahun ke depan melalui percepatan pembangunan yang terencana dan berkelanjutan. “Insya Allah masih ada rentang waktu empat tahun. Mudah-mudahan dalam waktu tersebut target 80 persen dapat kita capai,” tambahnya.

Pada tahun ini, Pemprov Kalbar memprioritaskan pembangunan ruas jalan Pesaguan–Kendawangan dengan panjang lebih dari 100 kilometer. Ruas jalan tersebut dinilai strategis karena menjadi akses utama berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.

“Di jalur ini terdapat banyak kegiatan ekonomi, seperti pertambangan bauksit, pasir silika, serta aktivitas ekonomi lainnya,” ungkapnya.

Selain itu, pembangunan juga difokuskan pada ruas jalan Teluk Batang–Sukadana serta Ketapang–Sukadana. Prioritas ini sejalan dengan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang akan digelar di Kabupaten Kayong Utara pada Agustus mendatang.

“Kita prioritaskan agar masyarakat dapat dengan mudah menghadiri kegiatan MTQ di Kayong Utara. Di samping itu, pembangunan di kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat juga terus kita lakukan,” tutupnya.

Pemanfaatan SDA

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menegaskan bahwa Kalimantan Barat merupakan provinsi yang matang secara usia pemerintahan, namun masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam (SDA).

“Ada beberapa faktor yang perlu kita tingkatkan, khususnya pemanfaatan sumber daya alam. Kita berharap pengelolaannya benar-benar mengacu pada Pasal 33 UUD 1945, yakni bumi, air, dan kekayaan alam yang menguasai hajat hidup orang banyak digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” tegasnya.

Ia menilai kebijakan pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat menjadi dorongan bagi daerah untuk berinovasi, berkreasi, dan berkolaborasi dalam mengelola potensi sumber daya alam yang dimiliki.

“Oleh sebab itu, kami memohon kepada pemerintah pusat agar memberikan regulasi yang memadai kepada pemerintah daerah, sehingga daerah dapat mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam demi kemakmuran rakyat,” jelas Krisantus.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Kalimantan Barat saat ini masih tertinggal dibandingkan dengan sejumlah provinsi lain di Kalimantan yang dimekarkan pada periode yang sama. Momentum peringatan HUT ke-69 Pemprov Kalbar diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN).

“ASN harus bekerja secara profesional, tidak hanya menuntut hak, tetapi juga melaksanakan kewajiban secara maksimal dalam mengelola pemerintahan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya. (mse/r)

Editor : Hanif
#ria norsan #HUT ke 69 Pemprov Kalbar #pelayanan publik #infrastruktur #Komitmen