Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Usai Hotspot, Hujan Lebat Guyur Pontianak dan Sejumlah Wilayah Kalbar

Deny Hamdani • Senin, 2 Februari 2026 | 12:17 WIB

 

TURUN HUJAN: Sejumlah pengendara berhenti di pinggir Jalan Ahmad Yani, Pontianak, untuk memasang jas hujan. Minggu (1/2) sore, sejumlah wilayah di Kota Pontianak dan sekitarnya mulai turun hujan meski
TURUN HUJAN: Sejumlah pengendara berhenti di pinggir Jalan Ahmad Yani, Pontianak, untuk memasang jas hujan. Minggu (1/2) sore, sejumlah wilayah di Kota Pontianak dan sekitarnya mulai turun hujan meski

PONTIANAK POST – Setelah didera sebaran titik panas (hotspot) pada sejumlah wilayah di Kalimantan Barat, kemarin sore (1/2), Kota Pontianak dan sekitarnya turun hujan dengan intensitas lebat, sedang dan ringan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dalam rilisnya kemarin, hujan lebat terpantau melanda wilayah Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, serta beberapa kawasan di sekitar Kota Pontianak. Kondisi cuaca tersebut mulai terjadi sejak pukul 15.00 WIB.

BMKG menyebutkan, potensi hujan sedang hingga lebat awalnya terjadi di Kabupaten Sintang, khususnya di Kecamatan Sintang, serta Kabupaten Kapuas Hulu di wilayah Bunut Hulu dan sekitarnya. Cuaca buruk ini kemudian diprediksi meluas ke sejumlah kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Barat.

Wilayah yang terdampak meliputi Kabupaten Mempawah, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Sintang bagian lain, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Landak, Kabupaten Sekadau, Kabupaten Melawi, Kabupaten Kayong Utara, hingga Kabupaten Kubu Raya, termasuk Kecamatan Terentang, Batu Ampar, Kubu, Teluk Pakedai, dan Sungai Kakap.

Sebelumnya, pada pagi hari, BMKG Kalbar juga merilis ikhtisar unsur cuaca hasil pengamatan di sembilan lokasi di Kalimantan Barat untuk periode 31 Januari 2026 pukul 07.00 WIB hingga 1 Februari 2026 pukul 07.00 WIB.

Dalam laporan tersebut, BMKG mencatat adanya suhu udara maksimum ekstrem dengan suhu tertinggi mencapai 34,1 derajat Celsius yang terjadi di Kabupaten Sintang. Suhu udara rata-rata berada pada kisaran 26,2 hingga 28,4 derajat Celsius, sementara suhu terendah tercatat 23,0 derajat Celsius, juga di Kabupaten Sintang.

BMKG juga mencatat hujan terjadi di beberapa titik pengamatan, dengan curah hujan tertinggi berada di Kabupaten Ketapang sebesar 7,5 milimeter per hari. Kriteria hari tanpa hujan di Kalbar saat ini termasuk kategori sangat pendek hingga menengah.

Sementara itu, tidak ditemukan kejadian angin kencang dalam periode pengamatan tersebut. Kecepatan angin tertinggi tercatat mencapai 19 knot di Kabupaten Sambas. Namun, BMKG melaporkan adanya gangguan jarak pandang di bawah 1.000 meter di Kabupaten Kubu Raya akibat kabut.

BMKG Kalimantan Barat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, wilayah rawan genangan, serta pengguna transportasi darat dan sungai. (den)

Editor : Hanif
#bmkg #Potensi Hujan Lebat