Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kejati Kalbar Tegaskan Isu Pemeriksaan Sutarmidji Hoaks, Foto Viral Dipastikan Bukan Midji

Idil Aqsa Akbary • Selasa, 3 Februari 2026 | 10:35 WIB

 

I Wayan Gedin Arianta
I Wayan Gedin Arianta

PONTIANAK POST – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat membantah kabar pemeriksaan mantan Gubernur Kalbar Sutarmidji yang beredar luas di media sosial dan sejumlah pemberitaan. Klarifikasi ini sekaligus menepis foto viral yang disebut-sebut menampilkan Sutarmidji di kantor Kejati Kalbar.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kalbar, I Wayan Gedin Arianta, memastikan tidak pernah ada pemeriksaan terhadap Sutarmidji pada Jumat (30/1) sebagaimana isu yang berkembang.

“Tidak ada pemeriksaan. Foto itu bukan Pak Sutarmidji. Itu Pak Gandi, penyidik kami, sedang berkumpul di kantor. Foto tersebut diambil dari status pegawai,” tegas Wayan saat dikonfirmasi wartawan.

Isu ini mencuat setelah beredar informasi bahwa Sutarmidji dipanggil Kejati Kalbar terkait pengusutan alur dana hibah Pemerintah Provinsi Kalbar ke Yayasan Mujahidin. Namun, Wayan menegaskan kabar tersebut sama sekali tidak benar.

“Tidak ada pemeriksaan. Kalau memang ada, pasti ada surat panggilan resmi,” ujarnya singkat dan lugas.

Untuk memastikan akurasi, media kembali melakukan konfirmasi ulang pada Senin (2/2). Jawaban Kejati tetap sama. Tidak pernah ada pemeriksaan terhadap Sutarmidji pada tanggal yang disebutkan.

Wayan mengakui, kesalahpahaman publik dipicu oleh foto yang beredar dalam kondisi buram sehingga memunculkan persepsi keliru.

“Karena fotonya ngeblur, jadi dianggap mirip,” katanya.

Dengan klarifikasi ini, Kejati Kalbar menegaskan bahwa informasi pemeriksaan Sutarmidji merupakan kabar tidak berdasar, sementara sosok dalam foto viral adalah seorang penyidik internal Kejati Kalbar.

Pilih Tidak Tempuh Jalur Hukum

Sementara itu, Sutarmidji turut merespons isu tersebut dengan nada keras. Ia meminta insan pers bekerja profesional dan tidak menyebarkan informasi tanpa verifikasi.

“Saya minta wartawan profesional, lakukan cek dan ricek serta pahami kode etik jurnalistik. Apalagi ada yang mengaku mantan wartawan media nasional, tapi kelakuannya seperti mencari uang receh saja,” ujar Sutarmidji.

Ia mengaku sempat disarankan untuk melaporkan penyebar isu tersebut. Namun Midji memilih tidak menempuh jalur hukum.

“Saya disarankan melapor, tapi tidak lah. Sudah ada laporan saya dan beberapa masyarakat sebelumnya, tetapi tidak ada kabarnya,” tambahnya.

Kasus ini menjadi peringatan serius tentang bahaya disinformasi yang bersumber dari foto dan kabar yang tidak diverifikasi, sekaligus menguji profesionalisme media di tengah derasnya arus informasi digital. (bar)

Editor : Hanif
#kalbar #pemeriksaan #KEJATI KALBAR #hoaks #foto viral #sutarmidji #mantan gubernur