PONTIANAK POST - Sudah semingguan ini harga ayam potong mengalami kenaikan. Untuk ayam besar dan ayam kecil, perkilo nya bisa mencapai Rp 35 ribu. Salah satu penyebab karena ayam potong banyak digunakan untuk program asta cita, Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Jam tujuh pagi, ayam potong di meja saya sudah habis bang. Biasanya, jam sepuluh baru habis. Kondisi ini terjadi sejak seminggu lalu. Saat ini stok ayam potong yang masuk ke meja saya juga tak banyak. Plaing tak sampai dua ratus ekor,” ungkap Andi, pedagang ayam potong di Pasar Tradisional Flamboyan kepada Pontianak Post, Senin (2/2).
Dijelaskan dia, biasanya stok ayam potong di meja dalam satu hari bisa sampai 350 an ekor. Namun seminggu ke belakang, ayam potong agak susah. Stok pun jadi berkurang. Tak sampai 2 ratus ekor.
Akibat stok berkurang, harga juga naik. Biasanya untuk ayam kecil dan ayam besar tak sampai 30 an ribu. Namun saat ini, harga untuk kedua jenis ayam potong ini bisa mencapai Rp 35 ribu.
Menurunnya stok ayam potong di pasar, kemungkinan juga dikarenakan adanya program asta cita Presiden Prabowo. Sehingga kebanyakan stok ayam kini lari ke MBG. Alhasil ketika stok ayam di peternak kurang, maka terjadi gejolak di pasar. Harga ayam naik seperti saat ini.
Dia juga menuturkan, jika sampai sekarang belum ada penjelasan dari peternak terkait stok ayam ini. Kemungkinan kondisi seperti ini (stok mengurang) bisa sampai lebaran.
Padahal pembeli ayam potong di pasar ramai. Namun karena stok kosong, mereka pun beralih untuk mencari kebutuhan pokok lain. “Cukup banyak yang datang ke sini. Mereka mau beli ayam, namun baru jam tujuh pagi, ayam potong sudah habis terjual,” ungkapnya.
“Saya pribadi, kalau ayam potong di pasar tidak ada, alternatif lain cari ayam frozen. Untuk harga memang lumayan tinggi. Mungkin ayam frozen ini juga turut berdampak pada program MBG. Sebab kebutuhan ayam potong untuk MBG ini lumayan banyak,” ujar masyarakat Pontianak, Angga.
Kemarin dia beli ayam frozen. Harganya memang agak tinggi. Per satu kilonya kurang lebih 37 ribuan. Padahal kemarin masih di Rp 35 ribu per kilonya. “Ayam frozen ini bisa disimpan di kulkas. Jadi kalau mau tinggal di goreng,” katanya.
Mudah-mudahan saja, harga ayam potong ini bisa normal lagi. Dengan begitu, dapat menghemat belanja hari-hari. Pemerintah diminta nya juga melakukan pemantauan terhadap stok daging ayam ini. Sebab jika kebutuhannya banyak tersedot untuk MBG, maka akan berpengaruh pada masyarakat yang juga membutuhkan stok daging ayam.
“Ini juga dekat bulan puasa. Masyarakat tionghoa juga akan merayakan imlek. Pastinya kebutuhan ayam potong meningkat. Namun jika stoknya kurang, ini juga akan terjadi gejolak pasar,” katanya.(iza)
Editor : Hanif