Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pasokan Beras Kalbar Dipastikan Aman, Bulog Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Warga

Meidy Khadafi • Selasa, 3 Februari 2026 | 15:32 WIB

Sejumlah karung beras tersusun rapi di Gudang Perum Bulog Wilayah Kalbar, Jalan Adisucipto, Kubu Raya. Perum Bulog Kalbar memastikan stok beras cukup untuk menyambut hari besar keagamaan.
Sejumlah karung beras tersusun rapi di Gudang Perum Bulog Wilayah Kalbar, Jalan Adisucipto, Kubu Raya. Perum Bulog Kalbar memastikan stok beras cukup untuk menyambut hari besar keagamaan.

PONTIANAK POST Perum Bulog Wilayah Kalimantan Barat mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian beras secara berlebihan menjelang hari besar keagamaan. Bulog memastikan distribusi dan pasokan beras tetap berjalan lancar dengan dukungan tambahan pasokan dari luar daerah.

Pemimpin Perum Bulog Kalbar, Rasiwan, menyatakan bahwa ketersediaan beras saat ini berada dalam kondisi terkendali.

Cadangan beras pemerintah yang dikelola Bulog Kalbar mencapai sekitar 12.000 ton dan tersebar di berbagai gudang serta kantor cabang, termasuk di wilayah Pontianak dan Kubu Raya.

“Dengan stok yang ada sekarang, kebutuhan masyarakat masih dapat terpenuhi. Kami juga terus memperkuat pasokan agar distribusi tetap stabil,” ujar Rasiwan saat ditemui di Gudang Bulog Jalan Adisucipto, Kubu Raya, Senin (2/2).

Baca Juga: Mentan Amran Bongkar Penyulundupan Beras, HKTI: Kejahatan Pangan Cederai Petani

Selain mengandalkan stok yang tersedia, Bulog Kalbar dijadwalkan menerima tambahan pasokan beras dalam jumlah besar, yakni sekitar 40.000 ton dari Sulawesi dan 17.000 ton dari Jawa Barat.

Tambahan tersebut diharapkan mampu menjaga ketersediaan beras di Kalimantan Barat dalam jangka menengah hingga panjang.

Rasiwan menjelaskan, beras tersebut akan digunakan untuk berbagai penugasan pemerintah, termasuk program bantuan pangan dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Untuk bantuan pangan, kebutuhan diperkirakan sekitar 5.000 ton, sementara penyaluran SPHP rata-rata mencapai 5.000 ton per bulan.

“Dengan dukungan pasokan dari luar daerah, kami optimistis stabilitas pasokan dan harga beras dapat terus terjaga, terutama saat aktivitas konsumsi masyarakat meningkat,” katanya.

Bulog Kalbar juga menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas beras yang disalurkan kepada masyarakat. Setiap beras yang keluar dari gudang telah melalui proses pemeriksaan internal sesuai standar yang berlaku.

Baca Juga: HKTI Nilai Penyelundupan Beras Kejahatan Pangan yang Rugikan Petani

Jika ditemukan beras yang tidak sesuai kualitas, masyarakat diminta segera melapor melalui mitra, gudang Bulog, atau kanal pengaduan resmi. Bulog memastikan akan melakukan penukaran sebagai bentuk tanggung jawab kepada publik.

Melalui langkah ini, Bulog Kalbar berharap masyarakat dapat berbelanja secara bijak dan tidak khawatir berlebihan karena pasokan beras dipastikan aman dan mencukupi untuk seluruh wilayah Kalimantan Barat. (mdy)

Editor : Miftahul Khair
#BULOG KALBAR #Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan #bulog #hari besar #Stok Beras