Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Tegaskan Kepemimpinan Harus Memihak Rakyat, Gubernur Ria Norsan Hadiri Rakornas Pusat–Daerah 2026

Novantar Ramses Negara • Rabu, 4 Februari 2026 | 12:32 WIB
Gubernur Ria Norsan saat Hadiri Rakornas Pusat–Daerah 2026
Gubernur Ria Norsan saat Hadiri Rakornas Pusat–Daerah 2026

PONTIANAK POST – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa rakyat menginginkan pemimpin yang adil, jujur, dan bekerja sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat. Pesan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang dihadiri Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Rakornas yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri itu dihadiri Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta diikuti 4.011 peserta yang terdiri dari pimpinan kementerian dan lembaga negara, serta kepala daerah provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia.

Kegiatan ini digelar untuk memperkuat keselarasan langkah antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan strategis nasional. Rakornas Tahun 2026 mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas Tahun 2045.”

Dalam laporannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa Rakornas terbagi dalam tiga sesi strategis. Sesi pertama membahas ekonomi dan investasi dengan menghadirkan Menko Bidang Perekonomian serta Menteri Investasi/Kepala BKPM, dengan fokus pada kebijakan ekonomi, investasi, dan hilirisasi energi.

Sesi kedua mengangkat isu pangan dan kesejahteraan dengan menghadirkan Menko Bidang Pangan, Menteri Pertanian/Kepala Bappenas, Menteri Kelautan dan Perikanan, serta Kepala Badan Gizi Nasional. Pembahasan difokuskan pada swasembada pangan, Program Makan Bergizi Gratis, serta pengembangan Desa dan Kampung Nelayan Merah Putih.

Sesi ketiga membahas aspek hukum dan keamanan dengan menghadirkan Kapolri, Jaksa Agung, Panglima TNI, dan Ketua KPK, yang menitikberatkan pada pengawalan hukum terhadap program strategis Presiden.

Mendagri juga mengapresiasi tingginya tingkat kehadiran peserta Rakornas yang mencerminkan keterwakilan lengkap struktur pemerintahan, mulai dari unsur pusat, kepala daerah, legislatif daerah, hingga Forkopimda dan instansi vertikal.

Puncak kegiatan ditandai dengan pernyataan komitmen bersama seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah untuk tidak hanya bergerak, tetapi “melompat” dalam mempercepat pembangunan nasional.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa masyarakat tidak menyukai pemimpin yang mementingkan kepentingan pribadi.

“Masyarakat Indonesia menginginkan pemimpin yang adil, jujur, dan benar-benar bekerja untuk kepentingan rakyat. Saudara-saudara adalah harapan rakyat,” tegas Presiden.

Presiden juga mengingatkan para kepala daerah agar senantiasa waspada, mampu membaca situasi, dan memahami dinamika yang berkembang demi menjaga stabilitas nasional dan kedaulatan bangsa.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo turut meluncurkan Gerakan Indonesia Asri dan menginstruksikan seluruh pimpinan lembaga negara serta kepala daerah untuk turun langsung menangani persoalan sampah secara masif dan berkelanjutan.

“Sampah adalah bencana dan ancaman serius bagi lingkungan serta kesehatan masyarakat. Ini bukan lagi persoalan wacana, tetapi harus ditangani bersama secara nyata,” ujar Presiden.

Usai mengikuti Rakornas, Gubernur Kalbar Ria Norsan menyampaikan bahwa arahan Presiden menekankan pentingnya etika bernegara dan dedikasi penuh seorang pemimpin kepada rakyat.

“Inti arahan Presiden adalah bahwa dedikasi kepada rakyat merupakan harga mati bagi setiap pemimpin di daerah,” kata Ria Norsan.

Ia juga menilai stabilitas nasional sebagai faktor krusial dalam menjaga kekuatan negara, termasuk di daerah.

“Keamanan dan ketertiban di daerah menjadi fondasi utama agar bangsa ini tidak mudah terpengaruh tekanan dari luar,” tambahnya.

Meski sinergi pusat dan daerah dinilai telah berjalan dengan baik, Presiden juga mengakui masih terdapat sejumlah celah yang perlu dibenahi, terutama terkait sinkronisasi kebijakan dan regulasi yang masih tumpang tindih antara pemerintah pusat dan daerah. (mse/r)

Editor : Hanif
#ria norsan #adil #pemimpin #rakornas pusat dan daerah #Presiden Prabowo #bekerja untuk rakyat