Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kebakaran Lahan di Rasau Jaya, Polda Kalbar Lakukan Pendinginan untuk Cegah Meluasnya Api

Idil Aqsa Akbary • Kamis, 5 Februari 2026 | 10:39 WIB

 

KARHUTLA : Personel Tim SAR Direktorat Samapta Polda Kalbar melakukan pemadaman dan pendinginan lahan pada titik karhutla di kawasan Parit Toom, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (3/2)
KARHUTLA : Personel Tim SAR Direktorat Samapta Polda Kalbar melakukan pemadaman dan pendinginan lahan pada titik karhutla di kawasan Parit Toom, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (3/2)

PONTIANAK POST - Tim SAR Direktorat Samapta Polda Kalimantan Barat (Kalbar) kembali bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Kubu Raya, Selasa (3/2).

Selain pemadaman, petugas juga melakukan pendinginan guna memastikan api tidak kembali menyala, dan meluas ke kawasan permukiman warga.

Patroli dan penanganan karhutla dilakukan sejak pukul 13.00 WIB hingga 19.30 WIB dengan menyisir tiga titik rawan. Di kawasan Arang Limbung sekitar Bandara Supadio serta Komplek Miari, petugas tidak menemukan titik api. Namun, titik api aktif terdeteksi di kawasan Parit Toom, Kecamatan Rasau Jaya.

Di lokasi tersebut, personel SAR Dit Samapta langsung mengerahkan mesin pompa portabel, dan puluhan roll selang untuk melakukan pembasahan lahan. Upaya pendinginan dilakukan secara intensif mengingat kondisi lahan yang kering serta hembusan angin yang cukup kencang sehingga berpotensi memperluas kebakaran.

Kepala Bidang Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono mengatakan, langkah cepat tersebut merupakan bagian dari deteksi dini, dan respons taktis kepolisian dalam melindungi masyarakat dari dampak karhutla, khususnya ancaman kabut asap.

“Kami telah mengerahkan sembilan personel SAR Dit Samapta dengan dukungan peralatan lengkap, termasuk kendaraan khusus karhutla dan mesin pompa portable. Fokus utama kami memastikan titik api di Rasau Jaya benar-benar padam hingga ke lapisan dalam tanah melalui proses pendinginan,” ujar Bambang.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama di tengah kondisi cuaca yang kering.

“Kami meminta kerja sama semua pihak. Jika melihat kepulan asap, segera laporkan kepada petugas terdekat agar bisa langsung ditangani sebelum meluas dan membahayakan kesehatan masyarakat, seperti yang menimpa salah satu santriwati kita hari ini,” pungkasnya.(bar/r)

Editor : Hanif
#pendinginan #polda kalbar #tim sar #kebakaran lahan #kubu raya #RASAU JAYA