PONTIANAK POST — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Barat menggelar pendidikan politik berupa Sosialisasi Konsepsi Dasar Partai (SKDP) sebagai upaya mengokohkan ideologi perjuangan para kader. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Harmony, Pontianak, Sabtu (7/2).
Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Kalimantan Barat, H. Arif Joni Prasetyo, ST, MT, mengatakan bahwa SKDP merupakan bagian penting dari proses penguatan pemahaman kader terhadap nilai, visi, dan arah perjuangan partai.
“Pendidikan politik ini bertujuan untuk mengokohkan ideologi partai sebagaimana tercantum dalam visi dan misi PKS, yaitu mewujudkan Indonesia Madani yang adil, sejahtera, dan bermartabat,” ujarnya.
Kegiatan SKDP diikuti oleh pengurus partai serta anggota legislatif PKS dari berbagai tingkatan, mulai dari DPR RI, DPRD Provinsi, hingga DPRD kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Sejumlah materi strategis dibahas dalam kegiatan tersebut, antara lain Empat Pilar Kebangsaan, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai, Platform PKS, serta Falsafah Dasar Partai.
Menurut Arif Joni, melalui SKDP para kader diharapkan memiliki pemahaman yang utuh dan sejalan terkait visi dan misi PKS, sehingga mampu menjalankan kerja-kerja politik yang lebih terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa cita-cita PKS sejalan dengan cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Oleh karena itu, visi PKS adalah menjadi partai pelopor dalam mewujudkan cita-cita nasional tersebut.
“Ideologi PKS tercermin dalam kebijakan partai yang telah ditetapkan melalui Musyawarah Majelis Syura pada Munas PKS Tahun 2025, mulai dari AD-ART, Falsafah Dasar dan Paradigma Perjuangan, Platform PKS dalam Pembangunan Indonesia, hingga Garis Besar Kebijakan Partai,” jelas anggota DPRD Kalbar dari dapil Kota Pontianak ini.
Dalam kegiatan tersebut, PKS menghadirkan sejumlah narasumber dari Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PKS, di antaranya Dr. Sapto Waluyo, Ir. Memed Sosiawan, dan Sri Kusnaini.
Arif Joni menambahkan, pendidikan politik melalui SKDP tingkat provinsi ini akan dilanjutkan ke tingkat kabupaten, kota, hingga ranting, sebagai bagian dari konsolidasi ideologi dan organisasi partai secara berkelanjutan.
“Dengan sosialisasi SKDP ini, kami berharap kerja-kerja PKS semakin tajam, lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, serta mampu mengedukasi konstituen. Pada akhirnya, ini menjadi bagian dari sinergi seluruh elemen bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.(den)
Editor : Hanif