Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Gubernur Kalbar Hadiri Peresmian Torasera Abdussalam, Dorong Penguatan Ekonomi Rakyat

Novantar Ramses Negara • Selasa, 10 Februari 2026 | 11:55 WIB

 

RESMIKAN TORASERA: Gubernur Kalbar, Ria Norsan bersama Menteri Koperasi dan UKM RI Ferry Juliantono saat peresmian Torasera Abdussalam di Jalan Poros Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Senin (9/2
RESMIKAN TORASERA: Gubernur Kalbar, Ria Norsan bersama Menteri Koperasi dan UKM RI Ferry Juliantono saat peresmian Torasera Abdussalam di Jalan Poros Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Senin (9/2

PONTIANAK POST – Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., menghadiri Grand Opening Toko Rakyat Serba Ada (Torasera) Abdussalam yang berlokasi di Jalan Poros Durian, Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Senin (9/2/2026).

Peresmian ritel lokal tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti serta peninjauan area toko. Kehadiran torasera diharapkan menjadi penggerak baru penguatan ekonomi kerakyatan berbasis masyarakat di Kalbar.

Dalam sambutannya, Ferry Juliantono menyampaikan bahwa Kementerian Koperasi tengah menjalankan langkah strategis memperkuat ekonomi rakyat melalui pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Program ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk mengembalikan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945.

Pemerintah menargetkan pembentukan 80 ribu koperasi desa di seluruh Indonesia. Hingga saat ini, tercatat lebih dari 83 ribu badan hukum koperasi desa telah terbentuk dan siap beroperasi.

Presiden juga telah menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 yang mengamanatkan percepatan pembangunan fasilitas pendukung koperasi, seperti gudang, gerai, dan sarana penunjang lainnya. Sebanyak 30 ribu koperasi desa saat ini dalam tahap pembangunan dan ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026.

Ferry menekankan pentingnya kehadiran pusat distribusi atau koperasi sekunder sebagai agregator pasokan barang bagi koperasi desa.

“Koperasi Desa Merah Putih memerlukan hub atau koperasi sekunder sebagai pusat distribusi. Kabupaten Kubu Raya kami pilih sebagai lokasi pertama pusat distribusi yang akan menjadi model nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Ria Norsan mengapresiasi pendirian Torasera Abdussalam yang dinilainya mampu menjadi penyeimbang di tengah dominasi ritel modern berskala nasional. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Dr. Anas, putra daerah Kabupaten Mempawah yang berperan dalam pengembangan torasera.

“Dulu Anas pernah menjadi juara satu qori yang kita utus hingga mendapat hadiah umrah. Kini ia menjadi pengusaha sukses. Ini contoh pemuda yang berilmu, berpengalaman, dan tetap tawadhu,” kata Norsan.

Gubernur menilai keberadaan torasera sebagai ruang strategis bagi pelaku UMKM lokal untuk berkembang dan bersaing secara sehat.

“Saya berharap konsep seperti ini dapat diperluas di seluruh Kalbar, sehingga UMKM kita semakin kuat dan ekonomi rakyat tumbuh secara berkelanjutan,” tegasnya.

Pendiri torasera, Ustaz Anis Al-Hindu, menjelaskan bahwa torasera mengusung konsep terpadu yang menggabungkan pusat belanja, kuliner, dan layanan perbankan dalam satu kawasan. Seluruh gerai kuliner diisi oleh pelaku UMKM lokal dengan sistem bagi hasil (musyarakah) tanpa dikenakan biaya sewa, listrik, maupun air.

Torasera juga menerapkan tiga skema harga, yakni harga eceran reguler, harga diskon untuk pembelian lebih dari lima unit bagi pelaku UMKM, serta harga grosir khusus bagi mitra pesantren dan koperasi desa.

Untuk meningkatkan loyalitas pelanggan, torasera menghadirkan program undian umrah setiap enam bulan. Selain itu, pengelola juga tengah mempersiapkan operasional pabrik air mineral mikro “Airsa” yang ditargetkan segera berproduksi.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Deputi Kementerian Koperasi RI, Anggota DPR RI Dapil Kalbar H. Yuliansyah, S.E., Bupati Kubu Raya, perwakilan Bank Indonesia, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalbar, Forkopimda Kabupaten Kubu Raya, anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya, pimpinan PT BPD Kalbar, Camat Sungai Ambawang, Kepala Desa Durian, serta tokoh pesantren dan pelaku ekonomi daerah. (mse/r)

Editor : Hanif
#ria norsan #UMKM Lokal #gubernur kalbar #TORASERA #Ekonomi Kerakyatan #kubu raya