Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Jelang Imlek dan Cap Go Meh 2026, 700 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Perayaan

Miftahul Khair • Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:51 WIB
Polda Kalbar menggelar rapat koordinasi lintas sektoral di Graha Khatulistiwa Polda Kalbar pada Kamis (12/2).
Polda Kalbar menggelar rapat koordinasi lintas sektoral di Graha Khatulistiwa Polda Kalbar pada Kamis (12/2).

PONTIANAK POST – Dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Imlek 2577 dan Cap Go Meh tahun 2026, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Graha Khatulistiwa Polda Kalbar, Kamis (12/2).

​Dipimpin Wakapolda Kalbar, Brigjen Pol Hindarsono, yang didampingi oleh Irdam XII/Tanjungpura Brigjen TNI Agus Firman Yusmono, Staf Ahli Bidang Sosial dan SDM Provinsi Kalbar Sefri Kurniadi, serta Irwasda Polda Kalbar Kombes Pol Sigit Jatmiko, serta semua stakeholder terkait di Kalimantan Barat.

​Wakapolda menyampaikan bahwa operasi pengamanan bertajuk "Operasi Liong Kapuas 2026" akan berlangsung selama 17 hari, mulai dari 16 Februari hingga 4 Maret 2026.

"Rapat koordinasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan keagamaan dan budaya berlangsung aman, kondusif, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat," ujar Hindarsono.

​Sebanyak 700 personel gabungan dari Satgas Polda dan 7 Polres prioritas (Polresta Pontianak, Kubu Raya, Mempawah, Bengkayang, Singkawang, Sambas, dan Ketapang) akan dikerahkan.

​Pengamanan yang berbarengan dengan awal Ramadhan tahun ini memiliki tantangan yang  unik karena perayaan Cap Go Meh bertepatan dengan dimulainya Bulan suci Ramadhan. Kondisi ini diprediksi akan meningkatkan aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan, tempat wisata dan tempat ibadah secara bersamaan.

"Momentum ini menuntut kita untuk lebih waspada terhadap potensi kerawanan sosial, kemacetan, hingga isu intoleransi. Kita mengedepankan tindakan preventif dan penegakan hukum yang tegas dan  humanis," tegasnya.

​Dalam paparannya, wakapolda Kalbar menetapkan lima poin utama tujuan operasi, di antaranya menangkal potensi teror, kriminalitas, dan konflik sosial; selanjutnya menjamin kenyamanan ibadah dan kegiatan budaya; menjaga kelancaran arus lalu lintas dan mobilitas warga; meredam provokasi berita bohong hoaks terkait SARA; melakukan penegakan hukum tegas terhadap tindak pidana; dan komitmen Menjaga Harmoni Kalbar

​Kabid Humas polda kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono, mengajak seluruh stakeholder untuk berkolaborasi  dan merespon dengan cepat  setiap  permasalahan yang terjadi  dan bisa memberikan alternatif solusi terbaik terhadap setiap persoalan yg terjadi ditengah masyarakat, sesuai dengan prinsip kerja Kapolda Kalbar yaitu Responsif, Kolaboratif dan Solutif.

"Kami mengajak seluruh stakeholder terkait untuk berkolaborasi  dan merespon dengan cepat setiap  permasalahan yang terjadi dan bisa memberikan alternatif solusi terbaik terhadap setiap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, sesuai dengan prinsip kerja Kapolda Kalbar yaitu Responsif, Kolaboratif dan Solutif," pungkas Bambang. (*)

Editor : Miftahul Khair
#polda kalbar #rapat koordinasi #imlek #cap go meh #lintas sektoral