Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Tertarik Atraksi Naga Sejak Remaja, Ridho Tetap Tampil Meski Berpuasa

Chairunnisya PP • Minggu, 22 Februari 2026 | 21:38 WIB

Ridho Maulana bergabung menjadi pemain naga karena melihat keseruan atraksi naga saat Imlek.
Ridho Maulana bergabung menjadi pemain naga karena melihat keseruan atraksi naga saat Imlek.

 

PONTIANAK POST – Keseruan pagelaran naga saat Imlek membuat Ridho Maulana tertarik untuk ikut serta. Ia pun bergabung sebagai pemain naga sejak masih menempuh pendidikan di sekolah menengah kejuruan (SMK).

“Saya menjadi pemain naga sejak usia 15 tahun. Waktu itu karena melihat atraksinya sangat seru, meliuk-liuk sambil berlari,” ujar Ridho yang kini berusia 19 tahun.

Untuk menjadi pemain naga, Ridho harus memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain memiliki kartu tanda penduduk (KTP) atau kartu pelajar serta mendapatkan izin dari orang tua.

“Orang tua saya, alhamdulillah, mengizinkan,” kata Ridho.

Sebagian besar pemain naga berasal dari etnis Tionghoa. Kondisi tersebut menuntut Ridho untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda.

“Serunya, saya yang bukan dari etnis Tionghoa bisa belajar banyak tentang budaya Tionghoa,” tuturnya.

Selain beradaptasi dengan lingkungan baru, Ridho juga harus melatih fisik dan mental. Menjadi pemain naga membutuhkan stamina yang kuat karena gerakannya cukup berat. Ia harus menjaga kondisi tubuh serta kekompakan tim agar atraksi berjalan lancar dan terlihat indah saat dipertontonkan.

“Latihan sebelum hari H dilakukan dua sampai tiga kali. Supaya kompak, intinya saling tolong-menolong jika melihat teman mulai kelelahan,” jelas Ridho.

Tahun ini, perayaan Imlek dan Cap Go Meh bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Meski demikian, Ridho tetap berpartisipasi dalam pagelaran naga.

“Saya tetap ikut bermain naga walaupun sedang berpuasa,” pungkasnya. (uni)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#pemain #toleransi #puasa #liong #kalimantan barat #ramadan #pontianak #naga