PONTIANAK POST – Fenomena Gerhana Bulan Total (GBT) akan terjadi pada Selasa 3 Maret 2026, dan dapat diamati di wilayah Provinsi Kalimantan Barat.
Berdasarkan data astronomis, masyarakat Kalimantan Barat dapat menyaksikan Gerhana Bulan Total mulai kontak Umbra 2 (U2) pada pukul 18.03 WIB (19.03 WITA) dan akan berakhir pada kontak Umbra 4 (U4) pukul 20.17 WIB. Pada rentang waktu tersebut, bulan akan tampak berwarna kemerahan sebagai ciri khas gerhana bulan total.
Sehubungan dengan fenomena tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat mengimbau umat Islam untuk melaksanakan Salat Sunah Gerhana (Salat Khusuf) serta memperbanyak doa, zikir, dan istighfar.
Kepala Kanwil Kemenag Kalbar, Muhajirin Yanis, menyampaikan bahwa gerhana bulan merupakan salah satu tanda kebesaran Allah SWT yang hendaknya disikapi dengan peningkatan kualitas ibadah.
“Gerhana bukan pertanda musibah atau hal mistis, melainkan fenomena alam sebagai sunnatullah. Rasulullah SAW mencontohkan agar umat Islam melaksanakan salat gerhana, memperbanyak doa, dan bersedekah ketika terjadi gerhana,” ujarnya.
Kakanwil Muhajirin Yanis juga mengajak seluruh jajaran Kemenag dan masyarakat untuk menjadikan momentum gerhana sebagai sarana edukasi dan penguatan akidah.
“Gerhana Bulan Total ini adalah momentum refleksi keimanan. Kita ingin masyarakat tidak hanya menyaksikan fenomena langit ini sebagai peristiwa astronomis, tetapi juga sebagai pengingat akan kebesaran Allah SWT. Mari kita makmurkan masjid dengan Salat Gerhana dan memperbanyak amal kebajikan,” tegas Muhajirin Yanis.
Kakanwil juga menekankan pentingnya literasi keagamaan agar masyarakat tidak terpengaruh isu-isu yang tidak benar terkait gerhana. Merujuk tuntunan syariat Islam, beberapa amalan yang dianjurkan saat terjadi gerhana bulan antara lain:
Melaksanakan Salat Sunah Gerhana (Khusuf) dua rakaat, dengan setiap rakaat dua kali rukuk dan dua kali berdiri membaca Al-Fatihah serta surat Al-Qur’an.
Mendengarkan Khutbah Gerhana setelah salat sebagai penguatan nasihat keagamaan. Memperbanyak Doa dan Istighfar memohon ampunan dan perlindungan Allah SWT. Memperbanyak Zikir dan Takbir sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT. Bersedekah dan melakukan amal sosial.
Pengurus Masjid dan Musala hendaknya menyosialisasikan jadwal Gerhana Bulan Total kepada masyarakat. Mengajak pengurus masjid dan musala menyelenggarakan Salat Gerhana secara berjamaah.Memberikan edukasi berbasis ilmu falak kepada masyarakat.Menjaga ketertiban dan kekhusyukan pelaksanaan ibadah.
"Saya berharap momentum Gerhana Bulan Total pada 3 Maret 2026 ini menjadi sarana muhasabah diri serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Kalimantan Barat," pungkasnya. (mrd)
Editor : Miftahul Khair