PONTIANAK POST — Bursa pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Barat periode 2026–2031 dipastikan hanya diikuti satu kandidat. Bendahara DPD Partai Golkar Kalbar, Ichfany menjadi satu-satunya kader yang mendaftar dan mengembalikan formulir pencalonan hingga penutupan penjaringan pada Jumat (6/3) pukul 16.00 WIB.
Ketua Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kalbar, Jamaan Elvi Eluwis, mengatakan proses penjaringan telah dibuka sejak 4 Maret 2026 dan pendaftaran resmi dilakukan pada hari terakhir mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.
“Sampai penutupan pendaftaran pukul 16.00 WIB, yang mengambil formulir sekaligus mengembalikan berkas pendaftaran hanya satu orang, yaitu Bapak Ichfany, ST yang saat ini menjabat Bendahara Partai Golkar Kalbar,” kata Jamaan yang karib disapa bang Buyung ini dalam agenda jumpa pers, Jumat (6/3).
Menurutnya, setelah berkas diserahkan, tim Steering Committee langsung melakukan verifikasi internal terhadap seluruh dokumen persyaratan. Hasilnya, berkas pencalonan Ichfany dinyatakan lengkap dan sesuai dengan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Nomor 02 tentang pelaksanaan Musda yang diterbitkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
Baca Juga: Dukungan Mengalir, Ichfany Berpeluang Jadi Calon Tunggal Ketua Golkar Kalbar
“Alhamdulillah seluruh berkas yang diserahkan telah sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Juklak. Artinya, beliau (Ichfany) menjadi satu-satunya calon yang akan maju pada Musda besok,” ujarnya.
Jamaan juga mengungkapkan bahwa dukungan kepada Ichfany dari para pemilik suara di internal partai telah melampaui syarat minimal yang ditentukan.
Dalam aturan Musda, seorang calon Ketua DPD harus memperoleh dukungan minimal 30 persen dari total pemilik suara untuk dapat maju sebagai kandidat. Namun dukungan terhadap Ichfany disebut sudah melampaui 50 persen plus satu dari total suara yang ada.
“Kalau melihat dukungan yang mengalir kepada beliau, sudah lebih dari 50 persen plus satu. Jika mengacu pada ketentuan juklak, kondisi itu membuka peluang besar terjadinya aklamasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, hampir seluruh ketua DPD Partai Golkar kabupaten/kota di Kalimantan Barat hadir langsung mendampingi Ivani saat proses pendaftaran. Selain itu, sejumlah organisasi masyarakat pendiri dan yang didirikan Partai Golkar serta organisasi sayap partai juga terlihat memberikan dukungan.
Baca Juga: Golkar Kalbar Siap Gelar Musda XI, Usung Konsep “Riang Gembira” di Tengah Ramadan
“Teman-teman tadi juga melihat sendiri, hampir semua ketua DPD kabupaten/kota hadir mendampingi beliau. Ormas hasta karya dan organisasi sayap juga ikut mendukung,” kata Jamaan.
Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan forum Musda XI Partai Golkar Kalbar yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (7/3). Forum tersebut akan menentukan secara resmi siapa yang akan menakhodai “partai berlambang pohon beringin” di Kalimantan Barat untuk lima tahun ke depan.
“Pada akhirnya semua akan diputuskan oleh forum Musda. Mudah-mudahan prosesnya berjalan lancar, riang gembira, dan menghasilkan kepemimpinan terbaik bagi Golkar Kalbar,” tuturnya.
Jika skenario aklamasi terjadi, Ichfany diproyeksikan menjadi nahkoda baru Partai Golkar Kalbar menggantikan kepemimpinan Maman Abdurahman sebelumnya dan memimpin konsolidasi partai menghadapi agenda politik mendatang. (den)
Editor : Miftahul Khair