PONTIANAK POST – Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan mendorong pemerintah daerah memperkuat sentra produksi kebutuhan pokok sebagai langkah jangka panjang mengendalikan inflasi.
Hal itu disampaikan Krisantus saat menghadiri kegiatan gelar pasar murah di halaman Kantor Camat Tekarang, Kabupaten Sambas, Rabu (4/3).
Kegiatan pasar murah tersebut digelar sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadan. Pemerintah memberikan subsidi terhadap paket sembako yang dijual lebih rendah dari harga pasar, sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok seperti beras, gula, dan minyak goreng dengan harga lebih terjangkau.
“Menjelang hari raya biasanya terjadi inflasi. Hari ini kita siapkan paket sembako dengan harga subsidi, dari Rp90 ribu menjadi Rp50 ribu per paket,” ujar Krisantus di hadapan masyarakat.
Meski demikian, ia menilai pasar murah hanya menjadi langkah jangka pendek untuk membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga yang biasanya terjadi menjelang hari besar keagamaan.
Menurutnya, persoalan inflasi tidak bisa hanya diselesaikan dengan intervensi pasar sesaat. Pemerintah daerah perlu menyiapkan langkah yang lebih terencana melalui penguatan produksi bahan pokok di daerah.
“Kita pahami inflasi sering terjadi menjelang hari raya karena permintaan meningkat sementara pasokan terbatas. Ke depan saya minta ada sinkronisasi program dinas terkait untuk membangun sentra-sentra produksi kebutuhan pokok yang selama ini menjadi penyumbang inflasi,” tegasnya.
Ia berharap perangkat daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dapat memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan sentra produksi baru. Dengan begitu, ketersediaan bahan pokok dapat lebih terjamin dan ketergantungan pasokan dari luar daerah bisa dikurangi.
Menurut Krisantus, jika produksi kebutuhan pokok di daerah diperkuat, maka stabilitas harga dapat lebih terjaga, terutama pada momentum hari besar keagamaan ketika permintaan masyarakat meningkat. (mse/r)
Editor : Hanif