PONTIANAK POST – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Kalimantan Barat periode 2025–2030, Ichfany, ST menegaskan langkah awal kepemimpinannya akan difokuskan pada perampungan struktur kepengurusan partai serta konsolidasi organisasi hingga ke tingkat daerah.
Hal itu disampaikan Ichfany kepada awak media usai penetapannya sebagai Ketua DPD Golkar Kalimantan Barat dalam rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Kalbar, Sabtu (7/3) sore di Hotel Golden Tulip, Pontianak
Menurut Ichfany, pembentukan struktur kepengurusan DPD tingkat provinsi menjadi prioritas utama agar roda organisasi dapat segera berjalan secara optimal.
“Langkah pertama tentunya kita akan segera merampungkan penyusunan struktur DPD I Provinsi Kalimantan Barat,” kata Ichfany yang sebelumnya menjabat sebagai Bendahara DPD Partai Golkar Kalimantan Barat.
Baca Juga: Maman Abdurrahman: Musda XI Golkar Kalbar Momentum Perkuat Kebersamaan dan Regenerasi Kepemimpinan.
Setelah struktur provinsi rampung, Golkar Kalbar akan melakukan langkah-langkah strategis berupa konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota.
“Kemudian kita akan melakukan konsolidasi ke bawah, mulai dari DPD II di kabupaten dan kota di seluruh Kalimantan Barat,” ujarnya.
Selain penguatan organisasi, Ichfany juga menegaskan bahwa konsolidasi tersebut menjadi bagian dari strategi menghadapi agenda politik nasional, khususnya Pemilihan Umum 2029.
Ia menyebut Golkar Kalbar akan memberikan arahan serta rekomendasi kepada seluruh jajaran partai di daerah untuk mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik mendatang, baik untuk pemilihan legislatif DPRD maupun DPR RI.
“Nanti di situ juga kita akan memberikan arahan dan rekomendasi terkait menghadapi tantangan Pemilu 2029, termasuk pileg DPRD dan DPR RI,” katanya.
Menurut Ichfany, konsolidasi dan proses kaderisasi yang terstruktur menjadi kunci untuk memperkuat posisi Golkar di Kalimantan Barat pada pemilu mendatang.
“Intinya bagaimana konsolidasi dan proses kaderisasi ini bisa dijalankan dengan baik ke depannya,” ujar dia.
Ichfany menambahkan, proses penyusunan struktur kepengurusan partai akan dilakukan secara terbuka dengan melibatkan berbagai unsur di internal Golkar.
Ia mengatakan pihaknya akan menerima berbagai masukan dari senior partai, termasuk dari Dewan Pertimbangan dan Dewan Penasehat yang selama ini berperan dalam perjalanan organisasi.
“Musda kali ini membuat sejarah karena dilaksanakan dengan semangat kebersamaan dan mencapai mufakat,” kata Ichfany.
Menurutnya, semangat tersebut juga akan menjadi budaya dalam membangun komunikasi di internal partai, baik dengan tim formatur, jajaran DPP, maupun para tokoh senior Golkar di Kalimantan Barat.
“Kami membuka seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin memberikan saran dan masukan konstruktif untuk pengembangan Golkar ke depan,” ujarnya.
Terkait target waktu penyusunan struktur kepengurusan, Ichfany mengatakan proses tersebut akan disesuaikan dengan pedoman organisasi yang berlaku di Partai Golkar.
Baca Juga: Calon Tunggal Menguat, Ichfany Hampir Dipastikan Pimpin Golkar Kalbar Secara Aklamasi?
Ia memastikan penyusunan kepengurusan dilakukan secara hati-hati agar menghasilkan struktur yang solid dan mampu menjalankan program partai secara efektif.
“Kapan selesainya tentu kita akan mengikuti pedoman organisasi Partai Golkar,” katanya.
Ichfany berharap kepengurusan baru Golkar Kalimantan Barat dapat memperkuat soliditas partai sekaligus meningkatkan peran Golkar dalam pembangunan daerah dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.(den)
Editor : Miftahul Khair