PONTIANAK POST– Pemandangan berbeda terlihat di Lapangan Basket Kancil Famili pada Sabtu (7/3/2026).
Tempat yang biasanya dipenuhi suara pantulan bola dan latihan pemain, kali ini berubah menjadi ruang kebersamaan saat ratusan anggota klub berkumpul untuk berbuka puasa bersama.
Kegiatan buka puasa bersama ini menjadi momen spesial bagi keluarga besar Klub Basket Kancil Famili. Pasalnya, ini merupakan bukber perdana sejak klub berdiri pada 2022.
Ketua Umum Klub Basket Kancil Famili, Muhammad Aditya, mengatakan acara tersebut memang sederhana, namun terasa sangat bermakna bagi seluruh anggota klub.
“Yang membuat kegiatan ini spesial karena dilaksanakan di lapangan kami sendiri bersama anak-anak. Kebersamaan dan rasa kekeluargaannya jadi lebih terasa,” ujarnya.
Suasana hangat tampak ketika para pemain, pelatih, manajemen, hingga orang tua berkumpul dalam satu tempat.
Dalam kegiatan tersebut hadir sekitar 115 anggota klub, 10 perwakilan orang tua, serta 11 pelatih dan manajemen.
Salah satu pengurus klub, Darmawan, menyebutkan jumlah pemain yang hadir sekitar 50 persen dari total anggota karena keterbatasan tempat dan sebagian anggota berada di luar kota.
“Anak-anak yang hadir sekitar setengah dari total anggota. Namun suasananya tetap ramai dan penuh kebersamaan,” katanya.
Bukber ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antaranggota.
Anak-anak dari berbagai kelompok usia saling mengenal dan membangun kedekatan di luar aktivitas latihan basket.
Menariknya, kegiatan tersebut juga menunjukkan nilai toleransi. Sejumlah anggota nonmuslim turut hadir dan membantu kelancaran acara.
“Teman-teman nonmuslim ikut hadir dan membantu menjaga kegiatan. Nilai kebersamaan dan toleransi benar-benar terasa,” tambah Aditya.
Setelah berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan shalat Magrib berjemaah, makan bersama, serta sesi foto bersama seluruh anggota.
Aditya berharap kegiatan seperti ini dapat semakin mempererat hubungan antaranggota klub.
“Melalui momen seperti ini, anak-anak bisa saling mengenal, membangun kebersamaan, serta saling menyemangati, baik dalam olahraga maupun dalam pertemanan,” ujarnya.
Ia juga berharap Klub Basket Kancil Famili dapat menjadi tempat yang nyaman bagi para anggota untuk berkembang, tidak hanya dalam olahraga tetapi juga dalam kehidupan.
“Klub ini kami harapkan menjadi rumah kedua bagi anak-anak. Di sini mereka belajar bukan hanya bermain basket, tetapi juga belajar menghadapi berbagai hal dalam hidup—merasakan senang dan sedih, kalah dan menang, serta tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik,” pungkasnya. (mrd)