Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Jelang Lebaran, Harga Ayam Potong di Pontianak Merangkak Naik di Pasar Tradisional

Mirza Ahmad Muin • Selasa, 10 Maret 2026 | 11:23 WIB

DAGING AYAM: Pedagang ayam potong sedang beraktifitas pada lapaknya di Pasar Flamboyan. Pasar tradisional seperti Pasar Flamboyan yang menjual berbagai kebutuhan masyarakat.
DAGING AYAM: Pedagang ayam potong sedang beraktifitas pada lapaknya di Pasar Flamboyan. Pasar tradisional seperti Pasar Flamboyan yang menjual berbagai kebutuhan masyarakat.

PONTIANAK POST - Harga ayam potong di pasar tradisional mulai merangkak naik. Pantauan Pontianak Post di Pasar Flamboyan, kenaikan untuk ayam potong besar dan kecil rerata naik Rp 2 ribu dari harga sebelumnya.

“Hari ini harga ayam potong naik dua ribu. Kalau sebelumnya, perkilo untuk ayam besar 25 ribu naik jadi 27 ribu. Sedangkan ayam kecil dari 31 ribu sekarang naik 33 ribu,” ujar Andi pedagang ayam potong di Pasar Tradisional Flamboyan, Senin (9/3).

Untuk penjualan daging ayam potong secara keseluruhan tidak ada masalah. Di lapaknya tiga ratus ekor bisa laku. Lapaknya sudah buka sejak pukul dua subuh dan ayam sudah ludes di pukul delapan pagi.

Ia berharap, sampai jelang hari raya lebaran, kenaikan harga ayam potong tidak melambung tinggi. Kalaupun ada kenaikan dikwahatirkannya dampak dari kepanikan sebagian masyarakat terhadap penggunaan BBM.

Ketika kepanikan terjadi, justru memicu kelangkaan BBM. Penyebabnya sebagian masyarakat akan mengisi BBM kendaraan full tangki. Jika BBM sulit, bukan tidak mungkin dapat menyebabkan naiknya harga ayam potong di pasaran.

Kondisi ini takutnya dimanfaatkan oleh oknum untuk mencari untung dengan menjual harga BBM eceran dengan harga tinggi. Ketika harga BBM tinggi, ongkos transportasi pengantaran ayam hingga ke pasar juga akan naik, sehingga akan memicu naiknya harga ayam potong di masyarakat.

Terpisah Kepala Dinas Usaha Mikro Koperasi dan Perdagangan Kota Pontianak Ibrahim mengatakan sejauh ini untuk stok bahan pangan kebutuhan lebaran tercukupi.

Dia pun minta agar masyarakat tidak belanja berlebihan. Bijaklah dalam berbelanja, sesuai kebutuhan dan tidak menyimpan bahan pangan berlebihan di rumah.

Terlebih media sosial banyak menampilkan pemberitaan yang isinya mengkhawatirkan. Sehingga memicu masyarakat untuk datang berbondong-bondong ke pasar dan melakukan belanja berlebihan.

Seperti kondisi saat ini, kepanikan terjadi sebagian masyarakat. Terutama untuk stok BBM. Harusnya, untuk menyikapi ini masyarakat jangan terlalu panik. Sebab BBM stok nya ada bahkan hingga lebaran. Untuk melihatnya sebenarnya mudah.

Selama masih banyak kendaraan lalu lalang di jalan, artinya stok BBM ada. Dengan begitu, masyarakat juga ketika membeli BBM belilah seperlunya saja. Sebab jika berlebihan akan muncul kepanikan. Jika sudah panik, ini juga akan berpengaruh pada harga bahan pokok di pasar.

“Sebaiknya masyarakat memahami itu,” katanya.(iza)  

Editor : Hanif
#harga ayam potong #pasar flamboyan #Isu bbm #pontianak #lebaran