Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Krisantus Kurniawan Kunjungi Paroki Emanuel Sukadana, Ajak Perkuat Toleransi Antarumat Beragama

Novantar Ramses Negara • Rabu, 11 Maret 2026 | 12:44 WIB

 

SAMBUTAN: Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan menyampaikan sambutan saat berkunjung ke Paroki Emanuel Sukadana di Pastoran Emanuel, Desa Sutera, Kayong Utara.
SAMBUTAN: Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan menyampaikan sambutan saat berkunjung ke Paroki Emanuel Sukadana di Pastoran Emanuel, Desa Sutera, Kayong Utara.

KAYONG UTARA – Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan mengajak masyarakat memperkuat toleransi dan menjaga kerukunan antarumat beragama saat berkunjung ke Paroki Emanuel Sukadana di Pastoran Emanuel, Desa Sutera, Kabupaten Kayong Utara, Sabtu (7/3).

Krisantus berdiskusi bersama jajaran Dewan Pengurus Paroki Emanuel Sukadana yang dipimpin Pastor Paroki Yohanis Sedik. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati Kayong Utara Amru Chanwari, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah perangkat daerah.

Dalam kesempatan itu, Krisantus mengatakan kunjungannya ke Paroki Emanuel Sukadana berawal dari permintaan Pastor Paroki yang berharap dirinya dapat menyempatkan waktu untuk bertemu dengan umat saat berada di wilayah Kayong Utara.

“Hari ini sebenarnya agenda saya cukup padat sejak turun dari pesawat hingga ke Ketapang. Namun ada aspirasi dari Pastor Paroki agar saya bisa mampir ke sini, sehingga saya menyempatkan diri untuk datang dan berdiskusi bersama,” ujarnya.

Ia menegaskan pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan kehidupan beragama di Indonesia dapat berjalan dengan baik, karena kebebasan beragama telah dijamin oleh undang-undang.

“Keberagaman agama di Republik Indonesia dilindungi oleh undang-undang dan menjadi kewajiban pemerintah untuk memberikan pembinaan serta pengayoman kepada seluruh umat beragama,” katanya.

Sebagai Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama di daerah.

“Saya selalu menyampaikan bahwa sebagai pemimpin saya harus berdiri di tengah-tengah. Saya harus mencintai semua umat tanpa membeda-bedakan agama, suku, maupun latar belakang,” ujarnya.

Menurutnya, kerukunan antarumat beragama menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas dan persatuan di Kalimantan Barat.

“Di Kalbar ini kita sangat menjaga kerukunan. Jangan sampai perbedaan agama, suku, atau warna kulit menjadi sumber pertentangan. Perbedaan itu justru harus kita syukuri sebagai anugerah dari Tuhan,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kita semua sesama manusia. Tidak ada alasan untuk saling memusuhi hanya karena perbedaan. Justru kita harus saling menghargai dan hidup rukun,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Krisantus juga membuka ruang bagi pihak paroki untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang berkaitan dengan kebutuhan umat.

“Silakan pastor dan pengurus menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan atau aspirasi di sini. Jangan sungkan untuk menyampaikan kepada pemerintah,” katanya.

Sementara itu, Pastor Paroki Emanuel Sukadana Yohanis Sedik menyampaikan bahwa Paroki Emanuel dalam waktu dekat akan menjadi tuan rumah kegiatan Temu Orang Muda Katolik Regio Dekanat Barat.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut rencananya akan diikuti lebih dari 200 orang muda Katolik dari sejumlah paroki di wilayah sekitar.

“Beberapa bulan ke depan akan ada kegiatan Temu Orang Muda Katolik Regio Dekanat Barat yang diikuti sekitar 200 orang peserta dari beberapa paroki, termasuk Paroki Sukadana, Kendawangan, dan paroki lainnya,” ujarnya.

Pastor Yohanis juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Gubernur Kalbar yang telah meluangkan waktu untuk bertemu dan berdiskusi bersama umat Paroki Emanuel.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Gubernur yang telah berkenan hadir dan bertemu dengan kami di sini,” katanya.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Kayong Utara Amru Chanwari mengatakan kehidupan antarumat beragama di Kabupaten Kayong Utara hingga saat ini berjalan kondusif.

“Di Kabupaten Kayong Utara kehidupan antarumat beragama sangat baik. Sampai saat ini belum pernah terjadi gesekan antarumat beragama,” ujarnya.

Ia berharap kondisi tersebut dapat terus dijaga oleh seluruh masyarakat.

“Kami berharap seluruh masyarakat terus menjaga kondisi yang baik ini. Perbedaan agama dan suku bukan alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun daerah bersama,” tutupnya. (mse/r)

Editor : Hanif
#toleransi #Krisantus Kurniawan #Hidup Rukun #kalimantan barat #Wagub Kalbar